KEDUTAAN Besar (Kedubes) Australia di Jakarta membuka kesempatan kepada para pemohon dari Indonesia dan Australia untuk mengajukan usulan proyek
yang menjadi sasaran-sasaran kerja sama pembangunan pemerintah Australia.
''Kedubes mendukung proyek-proyek yang menciptakan dan memperkukuh jaringan, kontak, kemitraan atau hubungan kelembagaan antara Indonesia dan Australia,'' kata Alison Purnell, Atase Kebudayaan Australia untuk Indonesia melalui keterangan persnya, Jumat (24/4)
Alison menjelaskan hibah kecil kedubes ditujukan agar ada dana pendamping terhadap kegiatan untuk lebih mandiri. Proyek-proyek itu harus dimulai setelah Juni 2015, dan proses seleksi akan dilakukan secara kompetitif.
Karena itu, lanjut Alison, para pemohon perlu mengetahui panduan pemberian hibah di alamat website www.indonesia.embassy.gov.au/jakt/grant_guidelines.html.
''Untuk permohonan agar dibuat di formulir permohonan yang tersedia di www.indonesia.embassy.gov.au/files/jakt/grants_form.docx dan dikirim melalui surel ke cultural.jakarta@dfat.gov.au dengan perihal: Small Grants Program paling lambat Jumat, 15 Mei 2015. (Try/H-2)