Mahasiswi Indonesia Jadi Korban Perkosaan di Belanda

Denny Parsaulian Sinaga
23/7/2018 13:55
Mahasiswi Indonesia Jadi Korban Perkosaan di Belanda
(thinkstock)

KEMENTRIAN Luar Negeri membenarkan terjadinya pemerkosaan terhadap seorang mahasiswi Indonesia di Rotterdam, Sabtu (21/7). Saat ini korban yang merupakan mahasiswi pertukaran pelajar Indonesia di Universitas Erasmus itu sudah berada dalam perlindungan Kedutaan Besar RI.

"Benar adanya kejadian sebagaimana diberitakan tersebut. Sejak tadi malam Tim Perlindungan WNI KBRI Den Haag sudah di lokasi," jawab Kemenlu di Jakarta.

Menurut Kemenlu, KBRI akan terus memberikan pendampingan dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. "Keluarga meminta untuk diberikan privasi dalam kasus ini. Sesuai SOP Kemenlu, kami harus menjaga identitas korban," tambah pihak Kemenlu.

Seperti diketahui selama dua hari terakhir, polisi Rotterdam mendesak perempuan muda asal Indonesia korban perkosaan pada pagi hari di Rotterdam untuk melapor. Wanita itu dikabarkan terluka parah dan masih belum bisa didekati. Demikian lapor polisi sore kemarin.

Sejauh yang diketahui, perempuan itu bersepeda dari Stasiun Pusat Rotterdam ke rumahnya di Herman Bavinckstraat sejak pagi. Dia tiba di rumah sekitar pukul 5.30 pagi.

Tidak lama setelah dia mengunci sepedanya di jalan, dia diserang. Dia terluka sedemikian rupa sehingga dia harus dilarikan ke rumah sakit.

Polisi segera melibatkan 20 detektif dalam kasus ini. Mereka mengadakan penyelidikan di lingkungan korban semalaman. Rute yang kemungkinan dilalui korban telah dipetakan dan gambar kamera diperiksa untuk mendapatkan identitas jelas pelaku.

Menurut polisi, pelaku diduga seorang pria berusia sekitar 20 tahunan dengan penampilan gelap, berjaket penutup kepala. Dia mengendarai sepeda berwarna gelap.

RTV Rijnmond melaporkan bahwa segera setelah pemerkosaan, penduduk setempat langsung merawatnya. Wanita itu mengatakan kepada mereka bahwa dia telah dikejar oleh pelaku dari Avenue Concordia selama lebih dari lima menit dengan sepeda dari Herman Bavinckstraat. Kemudian dia dikuasai di rumahnya, pelaku mengalungkan rantai sepeda di lehernya dan memerkosanya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya