Ingin Dialog Langsung kepada Presiden

(Ant/S-4)
23/7/2018 07:45
Ingin Dialog Langsung kepada Presiden
(MI/RAMDANI)

"KALAU Presiden Jokowi hadir, kami pasti akan lebih terinspirasi," tutur Perwakilan Forum Anak Papua Barat, Christin Chatrin Nebore. Kehadiran presiden pada peringatan puncak Hari Anak Nasional (HAN) 2018 di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur, hari ini juga menunjukkan bahwa dia mau mendengarkan suara anak-anak Indonesia.

Bila ada kesempatan bertemu dan berdialog langsung dengan presiden, siswi SMA Negeri 3 Sorong itu ingin menyampaikan suara-suara anak Indonesia, terutama dari Papua Barat. "Sudah ada fasilitas yang dibangun di Papua Barat, tetapi masih ada permasalahan yang dihadapi anak-anak. Anak-anak masih sering diabaikan dan dianggap sepele," ujar Christin yang ditemui di sela-sela Forum Anak Nasional 2018 di Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (21/7).

Hal senada disampaikan pula Perwakilan Forum Anak Aceh, Abdullah, dan Perwakilan Forum Anak Jawa Timur, Syifa Rahmalia Putri. Abdullah sebagai Ketua Forum Anak Kabupaten Aceh Utara itu mengungkapkan kehadiran presiden turut meningkatkan semangat mereka. "Presiden saja semangat untuk hadir ke puncak HAN, masa kami tidak?" cetusnya.

Siswa SMA Negeri 1 Banda Baru itu berharap presiden mendengar setiap suara anak Indonesia. Bila suara-suara anak Indonesia didengar, dia yakin anak-anak dapat memenuhi harapan seluruh bangsa di masa depan.

Begitu pun Syifa ingin menyampaikan suara anak dari seluruh Indonesia yang mereka rumuskan bersama dalam Forum Anak Nasional 2018. "Bertemu Presiden akan membuat kami bersemangat merealisasikan yang didiskusikan di sini," urai siswi SMA Negeri 1 Kediri itu.

Puncak peringatan HAN 2018 akan dihadiri 500 orang dewasa dan 3.000 anak, mulai pendidikan anak usia dini (PAUD), SD sederajat, SMP/sederajat, SMA/sederajat, anak-anak panti asuhan, Perwakilan Forum Anak Nasional, dan anak penyandang disabilitas.

Tema peringatan HAN kali ini, yaitu Anak Indonesia, anak genius (gesit,

empati, berani, unggul, sehat). Presiden Jokowi dijadwalkan mewawancarai lima anak Genius berprestasi di bidang mereka masing-masing.

Belajar sportivitas
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Susana Yembise berharap melalui tema HAN pada tahun ini, anak Indonesia dapat menjadi anak yang sehat, berbahagia, dan aman. Sejalan dengan penyelenggaraan Asian Games di Jakarta dan Palembang,

"Peringatan HAN juga mengajak anak beraktivitas di luar ruangan dan belajar sportivitas sehingga terhindar dari pengaruh negatif," ucap Yohana di Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak di Jakarta, Senin (16/7).

Dalam rangkaian HAN 2018, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan

Perlindungan Anak menyelenggarakan Pertemuan Forum Anak Nasional 2018 yang mengangkat tema Bakti anak kepada negeri menjadi inspirasi bagi negeri untuk pelopor dan pelapor perlindungan dan pemenuhan hak anak. "Forum Anak diharapkan menginspirasi anak agar merasa bangga dan termotivasi menjadi inspirator perubahan serta berpartisipasi dalam pembangunan," tambahnya.

Pemerintah menetapkan HAN setiap 23 Juli sebagai upaya menjamin pemenuhan hak anak, yaitu hak hidup, hak tumbuh kembang, hak berpartisipasi sesuai harkat dan martabat, serta hak mendapat perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi. (Ant/S-4)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya