KLHK Dukung Pariwisata

(Dhk/H-1)
22/7/2018 23:45
KLHK Dukung Pariwisata
(FOTO ANTARA/Sigid Kurniawan)

KEMENTERIAN Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK) terus melakukan upaya perbaikan daya dukung lingkungan untuk kepentingan pariwisata, di antaranya merevitalisasi taman nasional yang saat ini sudah menjadi destinasi unggulan.

"Sekarang taman nasional jadi tujuan wisata. Jadi, sudah sangat berbeda. Beragam fasilitas penunjang seperti sarana kebersihan disediakan. Diharapkan, perlahan-lahan perilaku masyarakat berubah sehingga tidak membuang sampah sembarangan di tempat wisata," kata Direktur Jenderal Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) KLHK MR Karliansyah, Sabtu (21/7).

Ia mengatakan itu terkait dengan hasil penilaian Travel and Tourism Competitiveness Index (TTCI) 2017 oleh World Economic Forum yang menunjukkan aspek pelestarian lingkungan dalam sektor pariwisata menjadi pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Pada pilar keberlanjutan lingkungan, Indonesia masuk posisi rendah, yakni ke-131 dari total 136 negara.

Subpilar mengenai ancaman kepunahan spesies, perubahan tutupan hutan, dan pengelolaan limbah, menjadi isu utama dalam pilar kelestarian lingkungan.

Mengenai perubahan tutupan lahan dan hutan, Karliansyah mengakui problem tersebut memang tidak bisa diselesaikan dalam waktu cepat. Meski begitu, langkah-langkah penghijauan kembali lahan dan hutan tercemar yang umumnya akibat aktivitas pertambangan, tetap dilakukan.

"Direktorat PPKL pada tahun lalu melakukan penghijauan di Gunung Kidul (daerah Istimewa Yogyakarta) seluas 8 hektare. Tahun ini (lahan bekas pertambaangan) seluas 12 hektare di Bangka Belitung dijadikan wilayah agrowisata. Di Bengkulu ada Bukit Kandis. Di Sumatra Barat kita juga pulihkan lahan di Dharmasraya yang nantinya akan menjadi pusat bambu," tuturnya.

Bersamaan dengan itu, tambahnya, KLHK akan memacu daerah untuk melakukan upaya pemulihan serupa sehingga penghijauan bisa berlangsung lebih cepat.

Terkait dengan isu pencemaran limbah, lanjut Karliansyah, pihaknya menggencarkan pembangunan instalasi pengolahan limbah komunal di desa-desa.





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya