Hasil UN Diserahkan Sebelum 2 Mei

Syarief Oebaidillah
23/4/2015 00:00
Hasil UN Diserahkan Sebelum 2 Mei
(ANTARA/Asep Fathulrahman)
KENDATI kasus kebocoran Ujian Nasional (UN) belum tuntas dan masih diselidiki, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berkomitmen menyerahkan hasil UN tepat waktu pada 2 Mei 2015.

"Kami tetap menyerahkan hasil UN ke panitia Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinnggi (SNMPTN) dan Majelis Rektor PTN pada 2 Mei mendatang," kata Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan  Kemendikbud Prof Furqon kepada Media Indonesia, di Jakarta, Kamis (23/4).

Ia mengakui kebocoran UN akibat unggahan dari Google Drive masih proses pendataan. "Datanya belum semuanya masuk, dan yang sudah masuk sedang dianalisis. Jadi kami menunggu selesai dulu analisisnya. Mudah-mudahan minggu depan sebelum 2 Mei sudah tuntas semua," ujarnya.

Saat ditanya hasil penyelidikan kebocoran UN di Nanggro Aceh Darussalam (NAD), Furqon menyatakan pihaknya masih menunggu kiriman hasil pemindaian. "NAD wilayahnya luas dan ada yang remote sehingga memerlukan waktu lebih lama ketimbang wilayah lain seperti DI Yogyakarta (DIY)," ujarnya.

Ia juga mengacungi jempol pelajar DIY yang jujur melaporkan kebocoran UN dan mendapat penghargaan KPK. "Kami tentu sangat mengapresiasi mereka dan KPK bergerak cepat," ujarnya.

Kepala Pusat Penilaian Pendidikan Kemendikbud, Nizam menambahkan untuk mengumumkan hasil kebocoran secara tuntas mesti menunggu laporan lengkap kepolisian terlebih dulu.

Sebelumnya, Nizam menyatakan seluruh Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) untuk Provinsi DIY telah selesai dipindai dan dikirimkan ke Puspendik. Hasil analisa pola jawaban siswa di DIY menunjukkan tidak ada anomali pada nilai rerata sekolah. Indeks integritas pelaksanaan UN di daerah tersebut juga tetap tinggi dan baik sehingga tidak perlu diadakan UN ulang. (Bay/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya