UN di Yogyakarta Tidak Diulang

Syarief Oebaidillah
22/4/2015 00:00
UN di Yogyakarta Tidak Diulang
(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)
KEPALA Pusat Penelitian Pendidikan Kemendikbud Nizam menyatakan hasil analisa untuk kasus kebocoran UN di Daerah Istimewa Yogyakarya (DIY) sudah tuntas. Hasilnya, tidak dijumpai anomali rerata nilai sekolah serta indeks integritas pelaksanaan UN tetap tinggi.

''Insya Allah UN untuk DIY tidak diulang. Hasil analisa Puspendik atas Lembar Jawaban UN, pola jawaban siswa menunjukkan tidak ada anomali pada nilai rerata sekolah, indeks integritas pelaksanaan UN di daerah tersebut juga baik,'' kata Nizam kepada Media Indonesia, di Jakarta, Rabu (22/4).

Terkait kebocoran UN melalui Google Drive di Nanggro Aceh Darussalam (NAD), Nizam menyatakan hingga kini pihaknya belum menerima laporan masuk. ''NAD belum masuk datanya, harap maklum ada 23 kabupaten dan kota dan jaraknya berjauhan,'' ungkapnya.

UN untuk siswa SMA dan sederajat yang berlangsung pekan lalu ternoda akibat bocornya 30 paket soal dari jumlah 11.730 paket soal UN pada mesin pencari internet Google Drive. Paket soal yang bocor itu ialah soal untuk SMA jurusan IPA di Provinsi DI Yogyakarta dan Aceh. Diduga, pembocor UN ialah orang dari Perum Percetakan Negara RI di Jakarta. Akibatnya 13 pegawai Perum Percetakan Negara RI diperiksa penyidik Polri. (Bay/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya