Kementerian LHK Evaluasi Penangkaran Buaya

(Pro/H-1)
18/7/2018 23:10
Kementerian LHK Evaluasi Penangkaran Buaya
(ANTARA FOTO/Olha Mulalinda)

BALAI Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Papua Barat melakukan sejumlah langkah untuk menyelesaikan kasus pembantaian ratusan buaya oleh sekelompok masyarakat. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) juga mengajak semua pihak untuk bekerja sama dan tidak berbuat anarkistis.

Peristiwa pembantaian terhadap satwa liar yang dilindungi itu terjadi di penangkaran milik CV MLA yang terletak di SP 1 Aimas, Kabupaten Sorong. Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem (KSDAE) Kementerian LHK Wiratno mengatakan, untuk penyelesaian kasus itu diharapkan semua instansi terkait dapat berkoordinasi dengan baik.

“Sekarang bukan saatnya untuk mencari-cari kesalahan instansi terkait, tetapi yang utama ialah bagaimana kasus ini dapat diselesaikan secara berkeadilan dan hak-hak warga negara dilindungi,” ujarnya, Rabu (18/7).

Pembantaian ratusan buaya dilakukan masyarakat pascatewasnya seorang warga akibat diterkam buaya. Korban masuk ke area penangkaran itu tanpa izin. (Pro/H-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya