Kontroversi Editing Gen

Yan/AFP/X-10
18/7/2018 08:00
Kontroversi Editing Gen
(Duta)

TEKNIK pengeditan gen yang revolusioner, CRISPR-Cas9, yang diperkenalkan sekitar enam tahun lalu, diyakini sebagai cara menghilangkan cacat dan penyakit di masa depan. Namun, akhir-akhir ini diketahui bahwa teknik itu kurang tepat dan dapat menyebabkan kerusakan sel yang lebih besar daripada yang diperkirakan sebelumnya.

Tim studi dari Wellcome Sanger Institute di Inggris menyebutkan eksperimen pada tikus dan sel manusia mengungkapkan teknik CRISPR-Cas9 dapat menyebabkan mutasi gen ekstensif.

"Ini penilaian sistematis pertama dari kejadian tak terduga yang dihasilkan dari pengeditan CRISPR-Cas9," kata Allan Bradley, peneliti di Wellcome Sanger Institute.

"Penelitian menunjukkan perubahan dalam deoxyribonucleic acid (DNA) telah diremehkan sebelumnya," kata Bradley, yang turut menulis dalam jurnal Nature Biotechnology. (Yan/AFP/X-10)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya