Penguatan SDM di Indonesia Tidak Berjalan Di Masa Anies Jadi Mendikbud

Windy Dyah Indriantari dari Sidney
16/7/2018 17:15
Penguatan SDM di Indonesia Tidak Berjalan Di Masa Anies Jadi Mendikbud
(MI/PANCA SYURKANI)

ADA persoalan besar di bidang sumber daya manusia yang pada gilirannya menghambat perekonomian Indonesia. Sistem pendidikan Indonesia gagal menghasilkan kualitas dan nilai lebih tinggi.

Direktur Project Asia Tenggara Lowy Institute, Aaron L Conelly, ketika menjawab Media Indonesia, di Sidney, Australia, Senin (16/7). Pendapat tersebut dikemukakan saat menerima kunjungan media internasional untuk telaah kebijakan Australia yang tertuang dalam Foreign Policy White Paper.

“Seperti Anda ketahui, Jokowi membuang waktu dua tahun dengan menjadikan Anies Baswedan sebagai menteri pendidikan, bicara moral, hal-hal seperti itu,” ujar Connelly.

Dari sisi analisis kualitas ekonomi, jelas Conelly, Indonesia belum berhasil meningkatkan lapangan kerja dan tenaga kerja untuk memetik keuntungan dari bonus demografi. Kemajuan pendidikan di Indonesia hanya membuat orang masuk sekolah sampai 12 tahun.

Akan tetapi, kualitas dan nilai pendidikan yang lebih tinggi tidak dapat teraih kualitas dan nilai yang lebih tinggi. Kondisi itu menjadi salah satu faktor institusi Indonesia tidak cukup baik untuk menahan tekanan gangguan perekonomian dunia.

“Sekarang Muhadjir yang in charge. Perubahan sangat dibutuhkan,” cetusnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya