KEPALA Pusat Penelitian Pendidikan (Kapuspendik) Nizam menyampaikan angka kecurangan UN tahun ini lebih kecil daripada angka-angka yang sebelumnya. Itu terlihat tidak ada temuan secara masif terkait adanya kecurangan UN.
''Tim Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) kini masih bekerja menghitung kecurangan UN tingkat SMA dan sederajat. Meskipun belum rampung perinciannya, kecurangan UN pada tahun ini lebih sedikit daripada tahun lalu,'' kata Nizam kepada Media Indonesia, di Jakarta, Minggu (19/4).
Hal tersebut, lanjut dia, menjadi prestasi tersediri. ''Alhamdulillah kami melihat pada tahun ini lebih baik dari tahun lalu,'' ucapnya.
Ia menyatakan kecurangan UN terjadi di berbagai daerah saja, tidak ada dominan daerah yang terpetakan melakukan kecurangan. Dan untuk sekolah yang ketahuan telah melakukan kecurangan, Kemendikbud bakal melaporkan kepada pihak berwajib dan Perguruan Tinggi Negeri (PTN).
''Laporan ini sebagai pertimbangan untuk menerima lulusan sekolah yang curang,'' tukas dia. (Ric/H-2)