KETUA Program Donor Darah FISIP UI Dhara Wyardiati berpendapat tren pendonor di Indonesia sangat kurang. Dirinya berpaku pada data dari Kementerian Kesehatan pada 2014 yang menyatakan hanya ada satu juta pendonor dari 240 juta penduduk. Padahal seharusnya ada 2,5% pendonor dari total penduduk.
Hal itu membuat dirinya dan rekan-rekan alumni angkatan 1987 FISIP UI menggelar Donor Darah dengan memanfaatkan momen FISIP UI Homecoming Day 2015. ''Lewat aksi ini kami memiliki target untuk menjaring banyak orang untuk memenuhi 300 kantung darah yang ingin kami sumbangkan,'' ucapnya saat ditemui, Minggu (19/4).
Meski hanya 300 kantung darah, dia berharap kantung-kantung darah itu menjadi sebuah sumbangan kemanusiaan yang dapat menginspirasi gerakan donor darah lain dari berbagai pihak. Sehingga, akan ada tren penaikan pendonor di Indonesia.
Itu lantaran belum ada inisiatif dan kesadaran dari orang di Indonesia untuk menjadikan donor darah sebagai gaya hidup. ''Itu sebabnya pada donor darah pertama kami 2013 lalu, kami mengadakan di mal yang kini sudah menjadi gaya hidup warga perkotaan,'' terangnya.
Dekan FISIP UI Arie S Susilo mengapresiasi aksi donor darah tersebut. Dengan adanya donor darah, dia berharap ada tren positif peningkatan pendonor dari FISIP UI.
Diakui juga olehnya, ke depan harus ada kampanye untuk meningkatkan pendonor di masyarakat. ''Harus ada peningkatan angka pendonor. Jangan sampai kebiasaan buruk masyarakat Indonesia yang kurang peduli terus berlangsung,'' ucapnya. (Ric/H-2)