SMK Telkom Jakarta Wakili Indonesia di Final E4J Global Hackaton

Micom
11/7/2018 15:50
SMK Telkom Jakarta Wakili Indonesia di Final E4J Global Hackaton
(Ist)

SISWA SMK Telkom Jakarta, Bagus Seno Pamungkas dan Muhamad Alfi Syahri Nasution, menjadi salah satu wakil Indonesia dalam final ajang Education for Justice (E4J) Global Hackaton di California, Amerika Serikat, pada 9-11 Juli 2018 bersama siswa SMAN 78 Jakarta dan SMAN 8 Jakarta.

E4J Global Hackaton merupakan kompetisi bergengsi yang diadakan oleh United Nation Office on Drugs and Crimes (UNODC)  yaitu sebuah badan di bawah Perserikatan Bangsa-Bangsa yang mengurusi kontrol terhadap narkoba dan pencegahan kejahatan.

Pada ajang final, tim Indonesia bersaing dengan peserta dari Ameria Serikat, Bolivia, dan Afrika Selatan. Bentuk lomba E4J Global Hackaton ialah membuat gim elektronik edukasi dengan tema untuk memerangi narkoba, korupsi, dan kejahatan.

Pembimbing tim Indonesia yang juga guru SMK Telkom Jakarta, Krisnha Prasetyo, mengatakan, untuk babak final ini, tim Indonesia membuat gim antikorupsi.

"Dalam game ini, ada beberapa daerah, masing-masing daerah ada penguasanya. Ketika ada orang yang ingin menyuap, mereka tidak mau disuap, kemudian akan terjadi duel sampai memenangi permainan dan kalau mau disuap jadinya kalah," tuturnya melalui keterangannya, Selasa (11/7).

Krisnha menjelaskan, melalui gim ini, tak sekadar bermain, melainkan juga mentransformasikan nilai-nilai kebaikan seperti mengajarkan kejujuran, kedisiplinan, kerja keras, kreatif, mandiri, semangat kebangsaan, cinta Tanah Air, dan peduli lingkungan.

"Hal ini sesuai dengan standar penilaian bahwa setiap game harus memenuhi nilai-nilai karakter tersebut. Agar hasilnya maksimal, untuk final ini kami juga melakukan penyempurnaan pada game yang dibuat," jelasnya.

Sebelum mengikuti babak final di AS, siswa-siswa ini mengikuti lomba Education for Justice (E4J) Global Hackaton di Jakarta pada Oktober 2017. Setelah menang, mereka pun berhak untuk mengikuti babak selanjutnya di negeri Paman Sam.

"Kami di sini menghadapi kompetitor yang luar biasa, tetapi mental anak-anak tak kalah luar biasa. Siap untuk memberikan yang terbaik, tak gentar menghadapi lawan," pungkas Krisnha. (RO/OL-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya