Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIHADIRI langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, revitalisasi Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri di Jakarta resmi dicanangkan di SMK Negeri 26 Jakarta, Sabtu (30/6).
Revitalisasi yang merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2016 tersebut diharapkan mampu mencetak SDM aandal yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia usaha dan industri.
"Apa yang kita harapkan dari revitalisasi SMK ini adalah munculnya SDM yang betul-betul handal dan menjawab kebutuhan dunia usaha dan industri. Sekarang paradigma kita balik, dunia usaha butuh apa itu yang kita siapkan untuk disalurkan," kata Mendikbud Muhadjir Effendy.
Ia menjelaskan selama ini kurikulum SMK sering tidak seiring sejalan dengan kebutuhan dunia usaha, termasuk sarana dan prasarana. Sehingga dengan revitalisasi SMK diharapkan dunia usaha justru mengisi 60 % dari materi kurikulum SMK dan sisanya 40 % dari Kemendikbud.
"Termasuk nantinya praktik di dunia usaha itu kontenya harus 60 % dan 40 % berbasis di sekolah," jelas Muhadjir.
Kesiapan SDM Sekolah Kejuruan kata dia menjadi upaya pemerintah untuk merespon perubahan dunia yang sangat cepat, termasuk untuk mengisi upaya pemerintah yang saat ini sedang giat membangun infrakstruktur.
"Artinya di tengah geliat infrastuktur saat ini SDM juga harus siap sebagai bagian dari tekno struktur," tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyambut dengan sangat baik program revitalisasi SMK Negeri. Khusus di Jakarta, kata dia, upaya yang dilakukan ialah membangun SMK Negeri baru dua kali lipat dari yang ada sekarang.
"Termasuk tentu saja peningkatan jumlah siswa agar terus bertambah. Target kami di 2022 tercapai 45% ketersediaan SMK Negeri di Jakarta," ungkap Anies yang mengaku Inpres No 9 Tahun 2016 tersebut diajukan kepada Presiden saat dia masih menjabat Mendikbud dan karena itu sangat memiliki tanggung jawab moral menyukseskan program pemerintah ini.
DKI Jakarta kata dia memiliki peluang sangat besar karena dunia usaha dan industri sangat banyak di Jakarta. Hebatnya lagi, kata dia, dunia usaha dan industrinya sangat terbuka dengan SMK yang ada.
"Maka saya sangat mengharapkan agar kita memanfaatkan dengan baik peluang ini," pungkas Anies.
Ia sangat berharap kontribusi dunia usaha, bukan hanya soal kesempatan kerja tetapi membantu kurikulum SMK agar lebih dekat dengan dunia kerja.
"Kurikulum kadang penuh dengan konsep yang tidak nyambung dengan kebutuhan dunia usaha. Ini harus kita perbaiki," tegasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved