Siswa Jangan Percaya Bocoran UN

Richaldo Y Hariandja
06/4/2015 00:00
Siswa Jangan Percaya Bocoran UN
(ANTARA/Asep Fathulrahman)
SEBAGIAN besar guru mengimbau kepada murid agar tidak percaya dengan isu kebocoran naskah ujian nasional (UN). Sebaliknya, guru mengimbau siswa untuk mempersiapkan diri dengan belajar lebih baik.

''Sebenarnya buat apa kami membocorkan soal? Sudah tida ada gunanya sama sekali. Soalnya sekarang kelulusan tidak ditentukan UN lagi,'' ujar guru Biologi SMA Negeri 9 Bekasi Kanih Rahmawati kepada Media Indonesia, Minggu (5/4).

Ia menjelaskan sedari awal sekolah sudah memberi pembekalan akademis, dan mental, terutama menghadapi isu kebocoran soal dan jawaban UN.

''Kami sudah wanti-wanti, percuma bergantung pada bocoran. Lebih baik belajar, karena kalau mengandalkan kebocoran soal akan membuat kita-kita bodoh,'' tambah Kanih.

Guru SMK Negeri 57 Jakarta Mukti Sastraatmaja senada. Menurut dia, isu isu kebocoran dan penjualan soal UN bukan barang baru. Baginya setiap tahun selalu ada isu terkait hal tersebut. Malahan hal tersebut pernah dialami puteranya saat ingin menjalani UN tingkat SMP.

Untuk mengantisipasinya, lanjut dia, hanya meyakinkan puteranya untuk bekerja dan yakin dengan kemampuan diri sendiri. ''Hal itu juga yang saya yakinkan kepada siswa-siswi saya di SMKN 57, saya hanya tanya kepada mereka, mau pintar, atau membodohi diri sendiri?,'' terangnya.

Apalagi untuk UN pada tahun ini, SMK Negeri 57 Jakarta menggunakan UN dengan sistem dalam jaringan (daring), sehingga hal tersebut diyakini Mukti mengurangi kemungkinan soal akan bocor. ''Kecuali, ada hacker yang membobol sistemnya,'' pungkas Mukti. (Ric/H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya