Indonesia Boyong Terbanyak Juara MHQH Internasioal Asia Pasifik

Syarief Oebaidillah
30/3/2015 00:00
Indonesia Boyong Terbanyak Juara MHQH Internasioal Asia Pasifik
(Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. (MI/Susanto))
INDONESIA Indonesia berhasil memboyong juara terbanyak dalam Musabaqah Hafalan Alqur’an dan Hadits (MHQH) Internasional, Pangeran Sultan bin Abdul Aziz Alu Suud, Tingkat ASEAN, Pasifik, dan Asia Tengah ke-VI.

Seumlah juara itu antara lain untuk kategori hafalan 30 juz, dimenangkan Abdurrahim Syamsuri (Indonesia), disusul Thalhah A Alimudin (Filipina), dan Jajang Hasanuddin (Indonesia).

Untuk kategori hafalan 20 juz, dimenangkan M Rifki (Indonesia), disusul M Nazir Abd Fatah dan Shalaluddin (keduanya dari Filipina).

Untuk kategori hafalan 15 juz, dimenangkan Jundi Abdurrahim (Indonesia), disusul Tari Surya Putra (Indonesia), dan Mihammidin Abdul Basith (Thailand).

Dan kategori hafalan 10 juz, dimenangkan Sholah Balangan A Ghani (Filipina), disusul Asgari Manalukar (Filipina), dan Husen Samuh (Thailand).

Sedangkank lomba hafalan Hadits, pemenang seluruhnya berasal dari Indonesia. Mereka adalah Abdullah Muhammad, Syarifuddin, dan Noval Hisyam.

Kepada para pemenang, panitia MHQH  telah menyiapkan hadiah berupa uang tunai, sebesar 16 ribu real untuk juara pertama.  Selain itu, apresiasi berupa kesempatan beribadah haji untuk seluruh pemenang.

Sebelumnya, dalam kesempatan bersilaturahim  dengan Wapres Jusuf Kalla bersama seluruh peserta MHQH, Menteri Agama Lukman Hakim Saefuddin berharap kegiatan  ini dapat memacu semangat dan motivasi umat Islam Indonesia, terutama generasi muda dalam menghafal Alquran dan Hadits. Sebab, Alquran sebagai kalam Allah dan hadits Nabi Muhammad SAW mempunyai kedudukan dan fungsi sentral dalam kehidupan seluruh umat Islam.

Selain mempererat hubungan dan kecintaan generasi muda negara ASEAN-Pasifik dan beberapa negara Asia Tengah dengan Alquran dan Hadits, lanjut Menag, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas pemahaman dan pengalaman ajaran nilai-nilai Alquran dan Hadits. Lebih dari itu juga memperteguh akidah Islam yang benar melalui pemahaman Islam yang moderat dan rahmatan lil’alamin. (OL-3)




Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya