Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PERJUANGAN Ujang berjalan kaki dua hari dua malam dari kampung halamannya di Kecamatan Jampang Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, ke Istana Bogor terbayar lunas.
Keinginan Ujang hanya satu, yakni bertemu Presiden Joko Widodo setelah mendengar Jokowi menggelar halalbihalal di Istana Bogor, Jumat (15/6). Ujang pun membulatkan tekadnya.
Saat tiba di Istana Bogor seusai salat Id, petani ini langsung masuk antrean untuk bersalaman dengan Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo. Ujang menghabiskan 2 jam untuk mengantre.
Dengan mengenakan kemeja kotak-kotak lusuh dan bersandal jepit, Ujang tidak malu ikut mengantre bersama warga masyarakat lain.
"Saya berangkat Rabu (13/6) jalan kaki ke Bogor untuk bertemu Jokowi," kata Ujang kepada Media Indonesia.
Setelah bersalaman dengan Jokowi, Ujang senang bisa menyentuh langsung tangan Presiden. Dia terkesan dan mengaku tidak ada ucapan atau permintaan khusus yang dia sampaikan kepada Jokowi. Dia hanya mengucapkan selamat Idul Fitri.
"Ya, bahagia sekali bisa bersalaman dengan Presiden. Seumur hidup, ini baru sekali," tutur Ujang.
Seusai bersilaturahim dengan Presiden, Ujang kembali ke kampungnya yang berjarak sekitar 150 kilometer berjalan kaki lagi. "Saya mengirit ongkos."
Suasana open house Presiden dan Wakil Presiden di Istana Bogor disambut antusiasme oleh sejumlah warga masyarakat. Warga yang ingin bersilaturahim disediakan waktu pukul 09.30-11.00 WIB. Sebagian dari mereka berpakaian apa adanya, seperti kaus, celana jins, dan sandal jepit.
Bahkan, Suwito, seorang penarik becak memakai celana pendek, topi caping, dan handuk kumal melingkar di leher. Dengan penampilan seperti itu, petugas Paspampres membolehkan Suwito masuk ke istana.
"Tadi dikasih tahu sama Paspampres. Kami boleh masuk," ujar pria yang sehari-hari mangkal di dekat Stasiun Paledang, tidak jauh dari Istana Bogor.
"Kami pengin foto sama Pak Jokowi, tetapi enggak boleh bawa HP," kata Carli, seorang warga asal Depok.
Setelah bersalam-salaman, warga masyarakat dipersilakan mencicipi hidangan di taman belakang Istana Bogor. Sekitar 2.000 warga memenuhi Istana Bogor untuk bersilaturahim dengan Jokowi dan Kalla.
Sebelumnya, anggota Kabinet Kerja mengantre menyalami Jokowi dan Kalla. Mereka antara lain Menkum dan HAM Yasonna Laoly, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkominfo Rudiantara, Menteri ESDM Ignasius Jonan, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menko Polhukam Wiranto, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, dan Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko. (Rudy
Polycarpus/X-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved