Jokowi Hargai Keputusan Yudi Latif

Nur Aivanni
08/6/2018 19:40
Jokowi Hargai Keputusan Yudi Latif
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo mengatakan bahwa dirinya telah menerima surat pengunduran diri Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudi Latif. Ia pun menghargai upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Yudi selama ini mulai dari UKP-PIP yang berubah menjadi BPIP.

"Saya kira kerja keras Pak Yudi Latif serta integritas beliau tidak diragukan lagi," kata Jokowi usai acara buka bersama di kediaman Ketua MPR Zulkifli Hasan, Komplek Widya Chandra, Jakarta, Jumat (8/6).

Ia menyebut bahwa pengunduran diri Yudi lantaran ada urusan keluarga yang harus menjadi perhatiannya.

"Dalam surat juga disampaikan karena ada urusan pribadi, urusan keluarga yang harus lebih diberikan perhatian, beliau mengundurkan diri," katanya.

Jokowi pun mengaku belum memutuskan siapa pengganti Yudi. Pasalnya, surat pengunduran diri Yudi baru sampai di mejanya tadi pagi. "Wong baru tadi pagi," ucapnya.

Ia pun enggan membicarakan lebih lanjut terkait persyaratan sosok yang akan menggantikan Yudi. "Nanti," tandasnya.

Sebelumnya, Kepala Staf Presiden Moeldoko mengaku kaget dengan kabar pengunduran diri Kepala BPIP Yudi Latif. Ia pun tidak mengetahui apa alasan Yudi yang memutuskan untuk melepas posisinya tersebut.

"Saya pribadi tidak tahu alasannya, belum berkomunikasi dengan beliau," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan.

Hanya saja, aku dia, beberapa waktu lalu Yudi sempat berdiskusi dengannya membicarakan bagaimana Pancasila bisa segera disosialisasikan dengan baik.

Moeldoko mengatakan bahwa tidak ada seorang pun yang meragukan kapasitas Yudi Latif. Apalagi, kata dia, Yudi memiliki kemampuan untuk mengarusutamakan Pancasila.

"Jadi kita semua tahu, untuk itu memang kalau beliau mundur harus dicarikan figur lain yang kira-kira kapasitasnya mendekati sama," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya