BNPT Didesak Tindak 39% Mahasiswa Terpapar Radikalisme

Nena Tanda
30/5/2018 21:45
BNPT Didesak Tindak 39% Mahasiswa Terpapar Radikalisme
(Ist)

ANGGOTA Komisi III DPR RI Wenny Warouw mendesak Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) segara mengambil tindakan terkait temuan yang menyatakan sebanyak 39% mahasiswa di sejumlah kampus terpapar radikalisme. Hal ini dianggap bisa menjadi bom waktu jika tak segera diantisipasi.

"BIN sampaikan 39% mahasiswa perguruan tinggi terpapar paham (radikalisme)," kata Wenny saat rapat dengar pendapat di Komisi III DPR Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (30/5).

Jika keterbatasan personel dan anggaran menjadi kendala, Wenny ingin BNPT menyampaikan secara terbuka. Ia bilang bibit-bibit radikalisme di dunia pendidikan sangat rentan menjadi besar jika tak segera dipadamkan.  

"Saya ingin tanya langsung pada deputi bidang pencegahan berapa banyak anggotanya, ada 200? Kalau ini kurang, laporkan di forum ini pak. Apa 200 bisa memaksimalkan? Kalau kurang tambah personel, tambah anggaran," jelas Wenny.

Menanggapi hal ini, Kepala BNPT Komjen Suhardi Alius mengatakan pihaknya sudah berkoordinasi dengan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi terkait temuan tersebut. BNPT dan Kemenristekdikti melibatkan semua unsur di lingkungan kampus untuk sama-sama menangkal radikalisme.  

"Ada 10 organ di pendidikan tinggi seperti rektor, warek, dekan kemudian alumni kemahasiswaan, BEM yang harus kita libatkan secara aktif bersama sama. Sudah kerja sama, dan saya sudah telpon langsung dengan Pak Mendristekdikti," pungkas Suhardi. (Medcom/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya