Maarif Insitute: Kami Mencari yang Biasa Namun Luar Biasa

Astri Novaria
27/5/2018 21:13
Maarif Insitute: Kami Mencari yang Biasa Namun Luar Biasa
(MI/Susanto)

Maarif Institute menggunakan momentum tahun politik untuk menggelar lagi "Maarif Award 2018" untuk menemukan 'local hero' yang selama ini belum pernah muncul. SALAH satu anggota dewan juri "Maarif Award 2018", Rachmawati Husein mengaku proses seleksi yang dilakukan sangat ketat hingga terpilihnya satu nama yakni Abdul Rosyid Wahab atau Abah Rosyid sebagai peraih Maarif Award 2018.

"Kami memilih dari 30 nama yang masuk dan ini agak sulit karena kriterianya harus orang biasa yang luar biasa. Nah itu sulit, mencari yang biasa namun luar biasa," ujarnya di Gedung Metro TV di Jakarta, Minggu (27/5).

Salah satu kriteria yang menjadi perhatian dewan juri adalah figur tersebut harus dikenal di tingkat lokal. Rachmawati mengaku banyak nama-nama yang masuk justru tidak dikenal di tingkat lokalnya. Padahal, sambung dia, itulah syarat yang menjadi ruh dari ajang yang diselenggarakan oleh Maarif Institute.

"Banyak nama yang diusulkan sudah menerima penghargaan dari berbagai macam media baik media cetak maupun elektronik ataupun institusi lain. Kalau sudah banyak diliput oleh media nasional itu artinya sosok tersebut sudah menjadi nasional. Sudah bukan lagi orang biasa. Memang betul-betul yang kita pilih ini bisa menjadi semangat dan contoh yang kita inginkan menjadi tauladan," tandasnya.

Selain itu, yang menjadi konsern dewan juri adalah mengenai konsistensi kerjanya. Sosok tersebut juga harus mampu menjadi contoh dan diterima oleh semua kelompok atau golongan.

"Jadi tidak hanya satu kelompk saja manfaatnya. Ini kunci. Sosok tersebut bisa menjangkau lintas agama, suku dan lintas kepercayaan dan lintas kelompok di masyarakat banyak," pungkasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya