Mengenalkan Kecerdasan Finansial Sedini Mungkin

Micom
24/5/2018 19:35
Mengenalkan Kecerdasan Finansial Sedini Mungkin
(Ist)

PENDIDIKAN anak usia dini (PAUD) tidak hanya terkait dengan upaya membekali mereka dengan tumbuh kembang yang memadai, tetapi juga penguatan karakter sejak dini.

"Masa emas anak-anak kita isi dengan pemahaman dan karakter yang kuat sebagai bekal mereka kelak," papar Dirjen PAUD dan Pendidikan Masyarakat, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Harris Iskandar, dalam seminar 'Sosialisasi Pendidikan Sosial dan Finansial bagi Anak Usia Pra-SD' di Gedung A Kemendikbud, Jakarta, Kamis (24/5).

Persoalan karakter di era globalisasi dan digitalisasi merupakan persoalan yang sangat fundamental. Salah satu implementasi pembentukan karakter ialah melalui pengenalan tentang kecerdasan finansial kepada anak usia dini. Selain itu,kata Harris,sebagai  salah satu bagian dari kemampuan dasar literasi,yakni literasi finansial.

"Kecerdasan finansial merupakan upaya memampukan anak dan mengajari anak untuk bisa memahami kegiatan atau aktivitas mengelola keuangan sehari-hari yang sederhana," paparnya.

Harris memaparkan, pendidikan finansial maknanya sangat luas. Bukan sekadar mengenalkan nilai uang, melainkan bagaimana menggunakannya dengan baik dan bijak, bagaimana hubungannya dengan orang lain termasuk pembentukan karakter dan pengenalan keaksaraan.

"Kemampuan mengelola keuangan tidak mungkin hanya dicapai melalui pendidikan finansial dan akses finansial saja, tetapi juga memerlukan adanya perubahan perilaku finansial setiap individunya. Artinya, pendidikan finansial tidak serta merta mengubah perilaku finansial seseorang, karena itu pendidikan finansial harus dilakukan terintegrasi dengan pendidikan sosial," papar Harris.

Seminar yang diikuti sekitar 200 orang dari guru PAUD, organisasi mitra PAUD, mahasiswa, dan perwakilan Unicef ini menampilkan pembicara Mr Roland Monash dari Stiching Education Aflatoun Internasional, Wartanto, Plt Direktur PAUD Kemendikbud, dan Horas VM Tarihoran, Direktur Pendidikan Keuangan OJK.

Mengenalkan metode AFLATOUN,sebuah metode dan program pendidikan sosial dan finansial yang sudah dikembangkan oleh AFLATOUN International di Belanda. Metode pengajaran ini mengembangkan keterampilan dan metode mengajar mereka dengan menggunakan gim, pembelajaran yang berpusat pada anak (child-centered), kerja kelompok, dan berbasis kegiatan untuk memotivasi murid dalam belajar serta mengenal pengelolaan finansial.

"Dari sejak dini,anak-anak kita ajarkan pemahaman pengelolaan uang sebagai pendidikan karakter. Sehingga ke depan akan menghasilkan generasi yang benar-benar mampu mengelola funansial dan sosial," pungkas Harris. (RO/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya