Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SALAH kaprah terhadap konsep bahan makanan segar kerap membuat daging beku dipandang sebelah mata. Padahal, pembekuan merupakan cara terbaik mempertahankan mutu daging dari sisi kandungan gizi maupun teksturnya.
"Terkait konsep bahan makanan segar, harus dibedakan antara daging dan sayur-mayur. Kalau untuk sayuran, yang terbaik memang diolah pada kondisi sesegar mungkin, sesegera mungkin setelah dipanen. Sebab, sesudah dipetik, semakin lama kandungan gizinya berkurang. Tapi, tidak demikian dengan daging," ujar Nutrisionis, Emilia E Achmadi, pada peluncuran bakso bonanza oleh Great Giant Foods
di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan, proses pembekuan diperlukan untuk menjaga kandungan gizi daging. Dengan dibekukan, kandungan gizi daging akan tetap terjaga sampai berbulan-bulan. Bahkan, lanjutnya, kualitas protein pada daging beku lebih baik daripada daging tidak beku yang dibiarkan berlama-lama di ‘suhu kamar’.
"Daging memiliki kandungan protein tinggi. Karenanya, pada ‘suhu kamar’ menjadi tempat favorit bakteri untuk tumbuh berkembang biak. Jika terlalu lama dibiarkan, proses pembusukan akan terjadi," terang Emilia.
Karena itu, ia menganjurkan masyarakat untuk tidak ragu memilih daging beku. Termasuk produk turunannya seperti bakso yang dibekukan. "Perlu diingat, konsumsi daging sangat penting sebagai sumber protein, apalagi daging merah yang kaya akan zat besi, amat baik untuk menunjang tumbuh kembang anak-anak. Sebaiknya, variasikan menu daging dalam makanan sehari-hari," anjurnya.
Produk olahan daging
Produk olahan daging seperti bakso, lanjut dia, juga baik sebagai sumber protein. Namun, ada syaratnya, yakni komposisi daging dalam bakso itu harus tidak kurang dari 80%. "Kalau lebih banyak tepungnya, bakso itu tidak bisa digolongkan sebagai sumber protein. Pun demikian dengan sosis yang kandungan dagingnya sedikit," imbuhnya.
Dalam memilih produk olahan daging seperti bakso, sambung Emilia, masyarakat juga perlu memperhatikan faktor keamanan. Sekali lagi, jangan terkecoh dengan konsep bahan makanan segar sehingga hanya mau membeli bakso yang tidak beku.
"Justru kalau ada yang jualan bakso segar tanpa pembekuan seharian baksonya masih bagus, perlu dicurigai jangan-jangan ada bahan pengawet berbahaya yang membuatnya tetap terlihat segar," katanya.
Pada kesempatan sama, Managing Director PT Great Giant Livestock, Dayu Ariasintawati, menjelaskan mutu produk olahan daging seperti bakso sangat bergantung pada kualitas daging sapi yang digunakan sebagai bahan pembuatnya. "Pastikan daging berasal dari peternakan yang menerapkan prinsip good farming practices yang menjamin kesejahteraan hewan, keamanan pangan, dan diproses secara halal dan sesuai dengan prinsip good manufacturing practice ," ujarnya. (Nik/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved