Tips Memenuhi Nutrisi Saat Puasa agar Selalu Bugar

Indriyani Astuti
21/5/2018 22:25
Tips Memenuhi Nutrisi Saat Puasa agar Selalu Bugar
(Ist)

SAAT berpuasa tubuh tidak diisi oleh makanan dan minuman selama kurang lebih 14 jam. Kondisi tersebut membuat  cadangan energi, glukosa, lemak dan protein menurun. Dokter Spesialis Gizi Klinik Fiastuti Witjaksono membagikan tips dalam memenuhi nutrisi saat puasa. Sehingga tubuh selalu bugar.

Fias, begitu ia biasa disapa, menuturkan meski berpuasa, asupan nutrisi harus tetap terjaga. Karena itu, komposisi makanan yang dikonsumsi harus seimbang untuk menjaga daya tahan tubuh. Pada saat puasa, waktu makan terbagi tiga yaitu saat sahur, berbuka, dan setelah ibadah tarawih.

"Pada saat sahur dianjurkan makan besar dan makan kecil  atau ngemil sebelum masuk waktu imsak," ujar Ketua Departemen Ilmu Gizi Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu dalam acara temu media bertajuk 'Konsumsi Makanan dan Minuman Sehat serta Kebiasaan Gargle Efektif Cegah Infeksi Tenggorokan di Jakarta, Senin (21/5).

Dia menganjurkan saat sahur sebaiknya utamakan mengonsumsi makanan lengkap yang mengandung karbohidrat sebaiknya karbohidrat kompleks seperti gandum, protein, sayur dan buah, ditambah air putih sebanyak 2-3 gelas. Selain itu, Fias menyarankan untuk menghindari minuman manis saat sahur.

"Jangan minum minuman manis karena dapat mempercepat rasa lapar muncul," terang dia.

Saat berbuka, awali dengan makan makanan manis untuk mengembalikan kadar gula darah yang menurun selama berpuasa. Namun, Fias mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan manis. Setelah itu, dilanjutkan dengan makan lengkap yang mengandung unsur karbohidrat, protein, lemak, sayur dan buah. Juga air putih sebanyak 3-4 gelas.

"Setelah tarawih boleh makanan kecil atau makan besar lagi."

Dia juga mengatakan sebaiknya tidak minum minuman dingin saat sahur dan berbuka. Lebih baik, pilih minuman yang sesuai suhu tubuh. Tidak terlalu dingin atau panas.

"Makanan dan minuman yang terlalu dingin atau panas dapat memicu reaksi stress pada mukosa tenggorok sehingga kuman lebih mudah masuk," ucap Fias.

Di samping itu, makan terlalu banyak minyak menurutnya juga tidak baik. Sebab, goreng-gorengan dapat menyebabkan iritasi pada tenggorokan. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya