KPAI Ingatkan Pola Asuh Anak Terlibat Terorisme Harus Komprehensif

Thomas Harming Suwarta
20/5/2018 20:50
KPAI Ingatkan Pola Asuh Anak Terlibat Terorisme Harus Komprehensif
(MI/Susanto)

KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengingatkan Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Dinas Kesehatan, dan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Jawa Timur agar pola asuh tujuh anak terduga pelaku teror harus benar-benar komprehensif.

"Karena jika melihat riwayat kondisi tujuh anak tersebut, tentu memerlukan rehab secara komprehensif, bukan hanya medis, sosial dan psikologis, namun juga perlu sentuhan pemahaman keagamaan yang tepat. Tentu kita berharap jika ada potensi infiltarasi radikalisme dari pola pengasuhan sebelumnya yg dilakukan oleh terduga pelaku, tentu harus dihilangkan, agar ke depan anak memiliki pemahaman keagamaan dan kebangsaan yang tepat,” kata Ketua KPAI, Susanto, dalam keterangan tertulisnya kepada Media Indonesia, Minggu (20/5).

Ia menjelaskan hal tersebut juga sudah disampaikan pada Rabu (16/5) saat KPAI bertemu langsung dengan Kapolda Jatim beserta jajarannya, serta Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Jatim serta, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK).

Ia menjelaskan juga penanganan terhadap anak-anak tersebut juga harus memerhatikan siapa yang berhak mengasuh anak setelah kondisi mereka sehat dan pulih kembali.

"Dan ini perlu asesmen yang komprehensif terhadap keluarga terdekat hingga derajat ketiga. Terutama bukan semata-mata mampu atau kompeten dalam mengasuh anak dalam arti teknis, namun harus dipastikan keluarga terdekat yang mendapatkan hak mengasuh anak adalah orang yang tidak memiliki pemahaman yang radikal," katanya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya