Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Zainut Tauhid Saadi mengatakan jumlah penceramah dalam daftar rekomendasi mubalig Kementerian Agama bisa bertambah.
"Nama-nama tersebut sebagaimana yang disampaikan oleh Menag (Lukman Hakim Saifuddin) belum final. Jadi masih bisa berkembang dan bertambah," kataZainut dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Minggu (20/5).
Sebelumnya, sempat ramai polemik mengenai daftar mubalig yang diumumkan Kemenag. Kontroversi terjadi karena ada sejumlah penceramah yang belum kunjung masuk daftar itu. Atas hal itu, Zainut mengatakan MUI bisa memahami rekomendasi dari Menag Lukman Hakim Saifuddin terkait nama-nama mubalig yang dinilai memenuhi tiga indikator.
Tiga indikator itu yaitu pertama, dai harus memiliki kompetensi tinggi terhadap ajaran agama Islam. Kedua, penceramah harus mempunyai pengalaman yang cukup dalam berceramah. Menjadi penceramah tidak hanya penguasaan konten tapi keterampilan dalam menyampaikan isi pesan ke masyarakat.
Ketiga, mubalig harus terbukti memiliki komitmen kebangsaan yang tinggi. Menurut Menag, nama-nama tersebut diserap dari berbagai sumber.
"Namun demikian MUI yakin bahwa masih banyak nama ulama, kiai atau mubalig yang belum tercatat dan itu tidak berarti mubalig tersebut tidak memenuhi tiga kategori di atas," katanya.
Rekomendasi dari kemenag tersebut, kata dia, bukan menjadi sebuah keharusan yang harus diikuti tetapi hanya sebuah pertimbangan yang sifatnya tidak mengikat.
Meski ada daftar itu, lanjut dia, masyarakat memiliki hak untuk memilih penceramah agama yang sesuai dengan kebutuhannya.
"Memang sebaiknya tetap mengacu kepada tiga ketentuan yang sudah digariskan oleh Kemenag tersebut agar ceramah agama tidak keluar dari substansinya," kata dia.
Dia meminta masyarakat untuk tidak menjadikan rekomendasi Kemenag tersebut sebagai polemik, tetapi sebaiknya disikapi dengan bijaksana agar tidak menimbulkan kegaduhan yang justru bisa merusak suasana kekhusyukan puasa. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved