Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BERKESENIAN tidak mengenal batas ruang dan waktu. Siapapun yang ingin menerjemahkan kreativitas menjadi karya seni tak boleh dikungkung. Bahkan bagi mereka yang berada di balik jeruji sekalipun.
Begitulah penuturan Ayu Laksmi, 50, saat ditanyai pandangannya mengenai berkesenian. Media Indonesia menemuinya di sela-sela acara Indonesian Prison Art Festival (IPA Fest) 2018, di Jakarta, beberapa waktu lalu.
Seniman asal Bali itu mengungkapkan, seni bagi orang-orang yang kurang beruntung seperti narapidana perlu mendapat perhatian. Seni, menurut Ayu, bak ide yang bisa begitu saja muncul dan tak bisa dihalang-halangi, apalagi dikungkung.
"Orang-orang narapidana harus tetap dimanusiakan. Apapun kesulitan, masalah, dan latar belakangnya. Saya berpihak kepada siapapun yang tetap semangat dengan kreativitasnya," ujar dia.
"Keberpihakan itu kepada orang-orang yang mau melanjutkan kreativitas dan selalu ingin memupuk inspirasi meskipun dalam ruang, gerak, dan waktu yang terbatas," imbuh perempuan yang dikenal sebagai penulis lagu serta penari tersebut.
Dia mengungkapkan para narapidana perlu terus mendapat dukungan dan semangat agar bisa menuangkan kreativitas. Teralis besi, menurutnya, tidak akan mempan menghalangi kreativitas.
"Di penjara itu suatu hal yang terhubung dengan pikiran. Jadi sekalipun raganya terperangkap dalam ruang dan waktu yang terbatas, pikiran mereka bisa tumbuh dan berkembang untuk mewujudkan karya."
Dalam kesempatan itu, dia sempat berkolaborasi dengan grup musik asal Lapas Kerobokan, Bali, Antrabez (Anak Terali Besi). Ia mengaku amat mengapresiasi cara berkesenian seperti yang ditunjukkan para penghuni penjara. "Yang mereka butuhkan adalah semangat. Kalau tidak, bisa tambah frustasi dan menjadi orang merana di dunia."
Dengan memiliki bekal kreativitas, Ayu berharap mereka yang kurang beruntung bisa menjadi lebih baik ketika menghirup udara bebas. Stigma sampah masyarakat yang identik dengan narapidana pun diharapkan bisa didobrak. (E-2)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved