Menkes: Sudah 160 Kabupaten/Kota Miliki Layanan Darurat Kesehatan

Antara
05/5/2018 15:54
Menkes: Sudah 160 Kabupaten/Kota Miliki Layanan Darurat Kesehatan
(ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman)

MENTERI Kesehatan RI, Nila Djuwita F. Moeloek menyebutkan, sebanyak 160 kabupaten dan kota di Indonesia memiliki program Public Service Center (PSC) 119 yang merupakan layanan darurat kesehatan melalui telepon.

"Awal peluncuran program ini hanya 27 daerah dan itu pun didominasi di pulau Jawa, namun sekarang sudah menyebar ke daerah lainnya di Indonesia," kata dia saat meluncurkan PSC 119 Padang Pariaman Tanggap Kasus Gawat Darurat (Papa Tangkas Gada) di Parit Malintang, Sabtu.

Ia mengatakan dibentuknya program tersebut bertujuan untuk menghadirkan pelayanan cepat dalam penanggulangan korban kecelakaan serta penyakit lain yang dapat mengancam nyawa pasien.

Pelayanan pada program tersebut tidak saja untuk membawa pasien ke rumah sakit namun juga dapat sebagai pusat informasi lokasi rumah sakit yang memiliki ruang rawat intensif di antaranya ICU, NICU, dan PICU yang kosong.

"Ini telah dikembangkan di sejumlah daerah," katanya.

Menurutnya hal tersebut bisa terjadi karena perkembangan teknologi yang semakin cepat, apalagi seluruh kabupaten dan kota di Indonesia telah menerapkan PSC 119 tersebut.

"Oleh karena itu saya berharap seluruh kabupaten dan kota segera membentuk PSC 119," ujarnya.

Ia meminta kabupaten dan kota yang sudah menjalankan PSC 119 untuk meningkatkan kemampuan petugas PSC karena tugas yang dilakukan berat dan dituntut bertindak cepat.

Selain itu, ia juga menekankan agar mobil ambulans yang digunakan untuk PSC 119 berbeda dengan mobil ambulans operasional Puskesmas dan RSUD karena dikhawatirkan akan mengganggu kinerja program tersebut dan pelayanan kesehatan di daerah itu.

Sementara itu, Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni mengatakan pihaknya tidak akan membeda-bedakan siapa yang menggunakan pelayanan PSC 119, baik dari Padang Pariaman maupun warga asing.

"Sepanjang lokasinya berada di Padang Pariaman maka itu adalah tangungjawab kami," kata dia.

Jadi ketika pihaknya mendapat informasi ada yang membutuhkan pertolongan medis segera maka petugas PSC 119 berkoordinasi dengan sejumlah rumah sakit yang ruangan ICU-nya masih kosong, lalu membawa pasien ke rumah sakit tersebut.

"Bahkan kami mengalokasikan anggaran untuk menjalankan program ini," ujar dia. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya