Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKITAR 35,2% perusahaan di Indonesia belum menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui. Padahal, ruang laktasi merupakan salah satu fasilitas yang wajib disediakan perusahaan. Menurut Direktur Kesehatan Kerja dan Olahraga Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kartini Rustandi, dengan masih banyaknya perusahaan yang belum menyediakan ruang laktasi, saat ini perusahaan yang mendukung program ASI eksklusif baru 64,8%.
Kartini mengungkapkan, angka tersebut diperoleh dari survei Kemenkes pada 2016 terhadap 338 perusahaan di 19 provinsi dan 78 kabupaten/kota yang sudah melaksanakan program Gerakan Perempuan Pekerja Sehat dan Produktif (GP2SP).
“Kementerian Ketenagakerjaan yang mengawasi. Apakah perusahaan sudah melakukan hal itu,” katanya di sela seminar bertajuk Pekerja Perempuan Sehat Penentu Generasi Penerus Bangsa di Kantor Kemenkes, Kamis (3/5).
Ia mengatakan, meski belum semua perusahaan menyediakan ruang laktasi, pihaknya berharap kewajiban tersebut secara bertahap akan dipenuhi. Sebabnya, ketersediaan ruang laktasi membantu pekerja perempuan dalam memenuhi pemberian ASI eksklusif bagi anak mereka.
Kemenkes telah membuat perjanjian kerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Kementerian Ketenagakerjaan terkait dengan GP2SP pada 2017u. Kerja sama itu salah satunya mendorong pengusaha/pengurus untuk mengintegrasikan GP2SP di tempat kerja dalam rangka meningkatkan status kesehatan dan gizi pekerja perempuan.
Sementara itu, dalam seminar mengemuka perempuan memegang peranan penting dalam menunjang produktivitas perusahaan. Berdasarkan data Ditjen Kesehatan Masyarakat Kemenkes, dari total 262 juta penduduk Indonesia, ada 114 juta pekerja dengan 71,7 juta di antaranya pekerja laki-laki dan 46,3 juta lainnya pekerja perempuan. (Ind/H-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved