Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
STUDI ilmiah terbaru menunjukkan bahwa paparan cahaya lampu yang terang pada malam hari dapat menekan produksi melatonin pada anak-anak usia sekolah. Supresi melatonin menjadi penanda gangguan ritme sirkadian.
Supresi melatonin, dimana tubuh berhenti memproduksi hormon ini dimulai pada 10 menit pertama dan terus berlanjut setiap jamnya.
Melatonin adalah hormon yang penting untuk ritme sirkadian yang sehat dan berfungsi untuk memicu tidur yang nyenyak. Gangguan pada hormon ini dapat mengurangi kualitas tidur dan menyebabkan masalah serius lainnya dalam jangka panjang.
Studi yang dilakukan oleh tim peneliti dari University of Colorado tersebut dilakukan berdasarkan studi yang dilakukan tahun 2015 terhadap anak-anak dan remaja usia 9 hingga 16 tahun. Penelitian tersebut menggunakan cahaya dengan tiga tingkatan yang berbeda, yaitu redup, normal, dan terang.
Hasilnya, cahaya redup menekan melatonin sekitar sembilan persen, cahaya normal sekitar 26 persen, dan cahaya terang sekitar 37 persen pada anak-anak yang lebih muda, dan tidak terlalu berpengaruh banyak pada orang dewasa.
SSelain itu terlalu banyak cahaya pada malam hari dapat menjadi masalah bagi kesehatan anak-anak, di antaranya dapat menyebabkan permasalahan serius seperti, depresi, bunuh diri, dan kanker.
Terlalu banyak paparan cahaya listrik pada malam hari atau yang biasa disebut "polusi cahaya" adalah salah satu masalah yang cukup banyak terjadi di dunia modern. (Medcom/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved