Alkohol dan Oplosan Merusak Pusat Metabolisme Tubuh

Sri Utami
13/4/2018 16:35
Alkohol dan Oplosan Merusak Pusat Metabolisme Tubuh
(Ilustrasi)

Konsumsi minuman beralkohol memiliki efek negatif bagi tubuh. Tidak hanya bagi organ vital namun juga berdampak bagi kulit. 

Menurut dokter spesialis kulit, Dewi Inong Iriana, kandungan alkohol bisa menyebabkan berbagai masalah kulit mulai kuling kering hingga penyakit kulit. Namun jika minuman beralkohol dicampur dengan berbagai bahan kimia lain maka dampak kerusakan terhadap liver akan lebih dulu terjadi yang selanjutnya berdampak kepada kulit.

"Pengguna oplosan tidak peduli pada penyakit kulit. Saat minuman itu dioplos organ penting banyak yang rusak salah satunya liver," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan saat mengkonsumsi minuman beralkohol tubuh akan mengalami dehidrasi, sehingga ginjal bekerja keras untuk menyeimbangkan air dalam tubuh. Selain itu kecerahan kulit akan hilang dan berganti menjadi kusam dan berkerut.

"Alkohol mencegah nutrisi dan mineral dalam tubuh untuk mencapai sel-sel kulit. Juga alkohol menguras vitamin A antioksidan yang dibutuhkan oleh kulit agar kukit elastis," terangnya.

Sementara itu menurut seksolog, Boyke Dian Nugraha, minuman beralkohol maupun oplosan keduanya memberikan dampak buruk terhadap kesuburan. Liver sebagai pusat metabolisme tubuh akan rusak dan selanjutnya mempengaruhi hormon kesuburan.

"Karena kadar alkohol yang tinggi akan merusak hati. Padahal hati adalah pusat metabolisme tubuh termasuk metabolisme hormon kesuburan," ungkapnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya