Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UJI kompetensi dokter Indonesia (UKDI) masih dibutuhkan untuk mengukur dan menjaga standar kualitas dokter Indonesia. Banyaknya calon dokter yang tidak lulus dalam UKDI antara lain disebabkan kualitas input mahasiswa kedokteran masih rendah.
Dekan Fakultas Universitas Padjadjaran (Unpad) Setiawan mengatakan itu terkait dengan pro dan kontra atas syarat ujian kompetensi itu yang oleh sebagian pihak diusulkan tidak lagi dijadikan sebagai syarat kelulusan menjadi dokter. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) salah satu yang mendorong UKDI tidak diberlakukan. Karena banyaknya yang tidak lulus setiap tahun, jumlah sarjana kedokteran yang tidak lulus UKDI terus menumpuk.
"Faktanya memang selalu ada yang tidak lulus. Tapi yang harus diperbaiki adalah akar masalahnya itu, bukan yang diotak-atik ujiannya," tutur Setiawan, kamis (12/4).
Ia mengatakan, selain kualitas input yang kurang baik, rumah sakit (RS) untuk pendidikan profesi kedokteran masih kurang. Saat ini ada sekitar 300 RS yang digunakan untuk pendidikan, sedangkan yang ditetapkan secara formal baru 95 RS.
Setiawan menuturkan uji kompetensi merupakan standar nasional dan dianggap sebagai standar minimal yang digunakan untuk mengukur lulusan pendidikan kedokteran. Oleh karena itu, sudah seharusnya standar institusi dari fakultas kedokteran lebih tinggi agar dapat menghasilkan calon dokter berkualitas.
"Kalau memenuhi standar minimal tidak bisa, ujian kompetensi nasional tidak lulus, tapi oleh institusi lulus, artinya standar institusi lebih rendah," katanya.
Menurutnya, upaya menghapuskan UKDI sama dengan mendestruksi sistem ujian yang sudah ada. Dengan demikian, menurutnya, UKDI tetap harus dilaksanakan. "Kombinasi antara ujian teori dan praktik masih perlu. Kalau digunakan kedua metode itu, lebih kuat dan valid," kata Setiawan.
Sebelumnya Ketua Konsil Kedokteran Indonesia Bambang Supriyatno mengungkapkan setiap tahun sekitar 25% sarjana kedokteran yang tidak lulus UKDI. Sebagian besar calon dokter yang tidak lulus UKDI berasal dari kampus-kampus yang fakultas kedokterannya berakreditasi rendah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved