Pertamina Beri Bantuan Warga Teluk Balikpapan

Cahya Mulyana
12/4/2018 23:05
Pertamina Beri Bantuan Warga Teluk Balikpapan
(MI/Syahrul Karim )

PT Pertamina menyerahkan bantuan kepada masyarakat di sekitar perairan Balikpapan, Kalimantan Timur, yang terkena dampak tumpahan minyak akibat putusnya pipa minyak perusahaan itu.

Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Utama Pertamina Massa Manik secara simbolis kepada perwakilan masyarakat, termasuk nelayan, sekaligus bersilaturahim, kemarin. Keterangan pers Pertamina menyebutkan masyarakat penerima bantuan merupakan hasil verifikasi oleh tim yang terdiri atas Pertamina, Pemerintah Kota Balikpapan, dan masyarakat.

Tim tidak hanya mendata kondisi lingkungan akibat tumpahan minyak yang terjadi pada 31 maret lalu, tetapi juga kondisi masyarakat terdampak. Hal itu dilakukan untuk memastikan pembersihan lingkungan dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat tepat sasaran dan berguna bagi penerimanya.

Massa Manik mengatakan bantuan itu diberikan untuk meringankan beban masyarakat, khususnya yang terkena dampak langsung musibah di Teluk Balikpapan. "Kami berterima kasih kepada masyarakat terdampak yang kooperatif dalam musibah ini. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban sekaligus menambah semangat masyarakat," katanya.

Ia juga menegaskan akan terus memulihan wilayah yang terdampak tumpahan minyak. Ia menegaskan pemulihan lingkungan dan masyarakat dilakukan dengan mengedepankan aspek kesehatan, keselamatan, dan lingkungan (health, safety, environment/HSE).

Kesempatan kerja
Dirut Pertamina juga meninjau rencana pembangunan tempat ibadah, posyandu, dan sarana olahraga untuk masyarakat, serta mengunjungi posko kesehatan. Selain itu, diberikan pula santunan dan bantuan kepada keluarga korban meninggal dunia akibat kebakaran di perairan tersebut. Bantuan itu antara lain dalam bentuk kesempatan kerja bagi keluarga korban, asuransi pendidikan dan kesehatan, serta bantuan dukungan ekonomi dalam bentuk modal kerja.

Verifikasi terhadap masyarakat yang terdampak tumpahan minyak dilakukan oleh tim pada Selasa (10/4) dengan menyisir Teluk Balikpapan. Wilayah yang ditangani tim tersebut dibagi dalam 4 zona. Zona 1 terdiri atas wilayah Kelurahan Baru Tengah, Baru Ulu, Kariangau, Margasari, dan Kelurahan Margo Mulyo. Zona 2 terdiri atas Kelurahan Prapatan, Klandasan Ulu, Klandasan Ilir dan Kelurahan Damai. Zona 3 terdiri atas Kelurahan Damai Bahagia, Damai Baru, Gunung Bahagia, dan Kelurahaan Sepinggan, sedangkan zona 4 ialah wilayah Kelurahan Penajam.

Sementara itu, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Siti Nurbaya mengungkapkan luas pantai yang terkontaminasi oleh tumpahan minyak mencapai 29.733,8 meter persegi (m2). Menurutnya, angka itu merupakan hasil evaluasi penanggulangan yang dilakukan tim KLHK. "Hasil ini mencakup lokasi pantai saja," ujarnya, kemarin.

Ia menyebutkan survei dilakukan di lokasi sepanjang pantai di Teluk Balikpapan dari Pantai Lamuru sampai dengan Pantai Banua Patra atau sepanjang 12,6 kilometer.

(Pro/H-1)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dedy P
Berita Lainnya