IDI Usut Kebocoran SK Pemecatan Dokter Terawan

Indriyani Astuti
09/4/2018 12:24
IDI Usut Kebocoran SK Pemecatan Dokter Terawan
(ANTARA FOTO/Galih Pradipta)

PENGURUS Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) akan menyelidiki perihal kebocoran surat keputusan Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK) yang berisi rekomendasi pemecatan sementara Dr.dr. Terawan Agus Putranto Sp.Rad.

"Kita akan melacak untuk mengetahui siapa yang membocorkan terutama kepada media tentang masalah ini," ujar Ketua Umum PB IDI Professor Ilham Oetama Marsis dalam konferensi pers di Kantor PB IDI, Jakarta, hari ini.

PB IDI, ujar Marsis, menyesalkan tersebarnya SK MKEK yg bersifat internal dan rahasia. Sehingga menimbulkan kerasahan di masyarakat. Dia menuturkan ada upaya memecah belah internal IDI sebagai dampak bocornya surat tersebut. Tetapi dia menampik adanya unsur kepentingan pribadi di balik bocornya surat rekomendasi pemecatan dokter Terawan.

"Tidak ada maksud untuk melakukan tindakan tertenti kepada dokter Terawan karena kepentingan individu," tegasnya.

Ditegaskannya, PB IDI tidak akan behenti mencari tau pihak yang membocorkan surat tersebut. Dia pun mengakui bahwa bocornya surat yang sifatnya internal itu mempunyai dampak politis.

"Dengan adanya kebocoran ini kami dihadapkan dengan TNI AD. Padahal beberapa bulan lalu ada kerjasama (MoU) bersama TNI dalam menghadapi tantangan kesehatan global. Sebab, mereka salah satu garda terdepan dalam menjaga kesehatan Indonesia di perbatasan yang adalah angkatan darat dan dokter indonesia," pungkasnya.

Sebelumnya MKEK menjatuhkan putusan berupa pemecatan sementara kepada dokter Terawan selama 12 bulan dari keanggotaan IDI sejak 26 Februari 2018-25 Februari 2019. PB IDI dan organisasi profesi kedokteran terkait diminta menindaklanjutinya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya