Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo menerima kedatangan anak-anak penderita kanker, orang tua dan keluarga besar Yayasan Kanker Anak Indonesia di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (6/5).
Dalam pertemuan itu, Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Jokowi, Menteri Kesehatan Nila F. Moeloek, dan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise.
Presiden meminta kepada anak-anak penderita kanker untuk tetap memiliki cita-cita besar. "Anak-anak harus punya cita-cita dan pemerintah berterima kasih sebesar-besarnya pada Yayasan Kanker Anak Indonesia yang telah memberikan bantuan, dorongan, semangat kepada anak-anak kita semua," ujarnya.
Mantan wali kota Solo itu berjanji bakal menindaklanjuti sejumlah masukan yang disampaikan oleh pengurus YKAI. Antara lain soal pengurangan biaya bea masuk obat-obatan, mendorong regulasi, dan penyediaan transportasi. Presiden optimistis semakin banyak anak-anak penderita kanker bisa sembuh jika penyakit mereka terdeteksi sejak dini.
Sementara, Wakil Ketua Umum Yayasan Kanker Anak Indonesia Murniati Widodo mengungkapkan sejumlah harapannya untuk pemerintah. Yang paling utama ialah regulasi dan pembebasan pajak bea masuk obat-obatan bagi anak penderita kanker. " Itu buat kemoterapi. Harapan lainnya ialah informasi data penderita kanker anak di Indonesia. Saya minta kementerian kesehatan emberikan imbauan kepada rumah sakit di daerah terpencil untuk mendata pasien kanker dan melaporkannya ke RS Dharmais sebagai pusat data kanker," tandas Murniati.
Ia juga berharap pemerintah bisa membujuk para dokter menjadi spesialis hematologi dan onkologi. Sebab, jumlah dokter spesialis hematologi dan onkologi saat ini hanya ada 73 orang. Jumlah ini masih jauh dari ideal dengan penderita kanker anak. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved