GOLDA Meir ialah salah seorang yang menandatangani Deklarasi Pembentukan Negara Israel pada 14 Mei 1948 dan perdana menteri keempat Israel dengan masa jabatan 17 Maret 1969-3 Juni 1974. Sebelum menjabat perdana menteri, ia pernah menduduki posisi menteri perburuhan dan menteri luar negeri. Dalam langgam politik Israel, Golda Meir dijuluki sebagai 'Wanita Besi' jauh sebelum ungkapan itu diciptakan untuk mantan Perdana Menteri Inggris Margaret Thatcher.
Hingga saat ini, ia tercatat sebagai perempuan pertama yang menjadi perdana menteri 'Negeri Zionis' tersebut. Ketika ia naik ke kursi kekuasaan, Israel diliputi rasa percaya diri karena baru menang telak atas negara-negara Arab dan merebut banyak wilayah melalui Perang Enam Hari. Setelah peristiwa penyanderaan dan pembunuhan atlet Israel oleh kelompok pejuang Palestina pada Olimpiade Muenchen 1972, Meir memberikan wewenang kepada badan intelijen Israel Mossad untuk membunuh para pejuang Palestina yang berada di balik peristiwa itu di mana pun juga mereka ditemukan.
Setelah Perang Yom Kippur 1973, pemerintahan Meir terganggu oleh pertikaian internal di antara koalisi partai-partai berkuasa. Pada 11 April 1974, Golda Meir mengundurkan diri sebagai perdana menteri dan digantikan Yitzhak Rabin. Pada 8 Desember 1978, Golda Meir meninggal dunia akibat penyakit kanker.