Apakah Pinggiran Roti Memiliki Kandungan Nutrisi?

Medcom
30/3/2018 00:00
Apakah Pinggiran Roti Memiliki Kandungan Nutrisi?
(Ist)

PINGGIRAN roti umumnya memiliki warna yang lebih tua dibandingkan bagian roti lainnya. Banyak juga orang yang ketika sedang makan roti, sengaja membuang bagian pinggiran roti karena tekstur pinggiran roti yang umumnya lebih keras.

Namun apakah dengan membuang pinggiran roti akan membuang manfaat dan nutrisi yang terdapat dalam roti juga?  

Menurut Wesley Delbridge, seorang ahli gizi dan diet terdaftar seperti dilansir dari Metro.co.uk mengatakan bahwa pinggiran roti tidak lebih banyak mengandung nutrisi dibandingkan bagian roti lainnya.

"Jika ada yang mengatakan bahwa bagian pinggiran roti memiliki kandungan nutrisi lebih banyak jawabannya adalah belum tentu." Ia juga menambahkan bahwa itu hanyalah mitos belaka.

Banyak orang yang mengatakan bahwa pinggiran roti lebih banyak mengandung nutrisi dibandingkan bagian roti lainnya, kata Wesley. Namun itu bukan berarti bahwa pinggiran roti pun tidak memiliki manfaat.

Sebuah studi Jerman tahun 2002 menemukan bahwa jika dibandingkan dengan remah roti, pinggiran roti mengandung sekitar delapan kali jumlah antioksidan yang melawan kanker yang dikenal sebagai pronyl-lysine.

"Pinggiran roti mengisolasi antioksidan dan mengeksposnya ke sel usus manusia dan menemukan bahwa itu meningkatkan aktivitas enzim yang terkait dengan pencegahan kanker," kata Wesley.

Tapi sekali lagi, pinggiran roti adalah bagian yang paling banyak dimasak dalam proses pembuatan roti sehingga rentan terhadap kejadian karsinogenik.

Hal itu disebut reaksi Maillard, dimana roti berubah warna menjadi coklat. Saat itulah gula dalam campuran roti bereaksi dengan asam amino ketika dipanaskan untuk menciptakan warna coklat yang indah.  (TIN/OL-8)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya