Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
BUPATI Tabanan Bali, Ni Putu Eka Wiryastuti, menerima penghargaan International Women’s Day dengan tema yang diangkat pada tahun ini yaitu 'Time is Now: Leadership by Example'. Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, di Gedung Nusantara DPR, Jakarta, Rabu (14/3).
Penghargaan International Women’s Day merupakan acara tahunan untuk memperingati hari perempuan dunia. Pada acara tersebut, DPR RI memberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi tertinggi kepada para tokoh masyarakat yang dianggap berjasa dalam kemajuan wanita di Indonesia.
Salah satu penerima penghargaan tersebut ialah Eka yang telah berhasil mencapai kesetaraan gender serta pemberdayaan wanita. Bupati perempuan pertama di Bali itu pun dianggap berhasil dalam meningkatkan kesadaran publik mengenai isu peran wanita dalam ekonomi, sosial, budaya, dan politik.
"Saya di sini mewakili masyarakat Tabanan berterima kasih kepada DPR RI, karena telah memilih saya sebagai penerima International Women Day Award. Saya pun bersyukur karena apa yang saya lakukan bisa menginspirasi dan bermanfaat untuk orang lain. Saya sangat terbuka bagi siapa saja yang ingin berkontribusi untuk memajukan kaum wanita di Tabanan. Semoga sistem dan program yang selama ini saya lakukan bisa diduplikasi dan diaplikasi oleh orang lain dengan lebih baik lagi," katanya.
Eka optimistis bahwa program-programnya dapat meningkatkan derajat perempuan, khususnya di Tabanan. Program yang telah dijalankan dan menjadi proyek percontohan yaitu melalui program kesehatan pada perempuan.
"Pada lima tahun yang lalu perempuan di Tabanan sangat rentan dengan kanker serviks, maka dari itu kami mengusulkan untuk mengadakan cek kesehatan perempuan untuk mencegah kanker serviks yang saat ini sudah menurun di Tabanan. Selain itu, kami juga mendukung pembedayaan perempuan untuk menjadi entrepreneur dengan BUMDes yang kita miliki," ujarnya.
Ia mengakui dalam menjalankan misinya tersebut menghadapi berbagai masalah, tetapi komitmennya terhadap kemajuan wanita Tabanan dapat menghapus seluruh hambatan. Eka berharap, ke depan agar perempuan lebih memberanikan dirinya maju dalam bidang perekonomian, sosial, budaya, dan politik.
"Perempuan harus punya keberanian, khususnya apabila perempuan ingin masuk ke dunia politik yang mengharuskan punya keyakinan dan tujuan yang jelas karena politik adalah pengabdian," tandasnya.
Sementara, Ketua DPR, Bambang Soesatyo, mengapresiasi kinerja para perempuan melalui bidang perekonomian, politik, dan sosial budaya. Pengakuan terhadap pentingnya peran perempuan itu perlu dilakukan karena perempuan berperan dalam mewujudkan dunia yang damai dan semua orang bisa merasakan perubahan yang telah dilakukan oleh perempuan.
"Dan kami akan terus mendorong pemberdayaan perempuan, kesetaraan gender dalam masyarakat. Karena kami ingin perempuan dapat turut serta menjadi pemimpin dalam mengambil keputusan," tutur Bambang.
Dalam acara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPR, Fadli Zon dan Fahri Hamzah, Menteri Keuangan, Sri Mulyani, yang menjadi keynote speaker, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise, Ketua Badan Kerja Sama Antarparlemen (BKSAP) DPR, Nurhayati Ali Assegaf, serta para anggota parlemen.
Selain itu, hadir pula para Duta Besar negara sahabat, antara lain Meksico, Kanada, Bangladesh, Spanyol, Yordania, Serbia, Ceko, Yaman, Suriname, Pakistan, Kuwait, Brasil, dan Hungaria. (RO/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved