Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TEMUAN narkoba dalam jumlah besar bisa merupakan modus untuk mengalihkan perhatian petugas. Pada waktu yang bersamaan, diduga terdapat narkoba dalam jumlah besar dengan metode lain yang masuk ke wilayah NKRI.
Humas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kombes Polisi Sulistriandriatmoko mengatakan hal itu saat dihubungi, kemarin.
"Bisa jadi temuan narkoba oleh aparat yang dilakukan Polri dan Bea Cukai itu memang tangkapan yang sukses. Tapi di sisi lain, dari analisis kejahatan narkoba, bisa saja itu hanya umpan bahwa dia akan memasukkan narkoba dengan metode lain mengingat aparat lebih berkonsentrasi ke temuan mereka," kata Sulis.
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap upaya penyelundupan narkotika jenis sabu seberat 1,6 ton lebih di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (20/2).
Aparat juga sempat mengungkap kasus penyelundupan 1 ton sabu di kapal MV Sunrise Glory yang berbendera Singapura di perairan Kepulauan Riau, 9 Februari lalu.
Sementara itu, kabar ditemukannya 3 ton sabu di dalam kapal ikan MV Win Long BH 2998 di Batam, Kepulauan Riau, Jumat (23/2), terkonfirmasi hoaks.
Direktur Tindak Pidana Narkoba Badan Reserse Kriminal Polri Brigadir Jenderal Eko Daniyanto membantah hal itu. Dengan demikian, total temuan narkoba ialah 2,6 ton.
"Yang terakhir 3 ton itu belum terbukti. Itu bisa juga sengaja digiring sindikat di tempat lain. Tapi ini baru analisis sementara," tandasnya.
Sulis menambahkan, bisa jadi itu hanya kamuflase dengan cara mereka mengirim kapal yang benar-benar bermuatan ikan.
"Bisa jadi untuk mengalihkan ke-sibukan aparat," ujarnya.
Di lain sisi, Sekjen Dewan Peng-urus Pusat Forum Komunikasi Antinarkoba Nasional (DPP Forkan) Anhar Nasution menegaskan, dengan adanya hasil tangkapan yang berlipat ganda di awal 2018 jika dibandingkan dengan di awal 2017, sudah saatnya perang terhadap narkoba benar-benar digalakkan.
Menurut Anhar, jumlah 2,6 ton hasil tangkapan BNN saja sudah mengkhawatirkan. Menurut keterangan salah satu pejabat BNN, lanjut Anhar, bila ada penangkapan 1 ton, besoknya akan ada narkoba seberat 2 ton beredar.(Aya/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved