Unhas Berencana Buka Program D2 di Asmat

Indriyani Astuti
06/2/2018 20:19
Unhas Berencana Buka Program D2 di Asmat
(Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu---ANTARA)

UNIVERSITAS Hasanuddin (Unhas) berencana mendirikan pendidikan vokasi setingkat diploma 2 (D-2) bidang kesehatan masyarakat di Asmat, Papua.

Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu menyatakan, perlu dipikirkan bagaimana masyarakat setempat memiliki kemandirian mengatasi masalahnya sendiri.

Hal ini bisa terjadi bila warga Agats, Kabupaten Asmat memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai dengan masalah yang sedang dihadapi.

"Kami sedang mempertimbangkan gagasan untuk mendirikan pendidikan vokasi setingkat diploma 2 di Asmat bidang kesehatan masyarakat. Mudah-mudahan dengan cara begini masyarakat memiliki kemandirian dalam mengatasi masalah kesehatan di masa mendatang," ungkap Dwia di Makassar, Selasa (6/2).

Unhas menyadari perlu ada upaya untuk secara programatik menerapkan pendidikan yang bisa mengubah perilaku, cara berpikir, dan cara hidup masyarakat secara khusus di Asmat, secara umum di Papua, dan secara lebih luas di kawasan-kawasan tertinggal, terluar, dan terpencil (3T).

Selama ini, Unhas sudah menerapkan program pendamping di wilayah 3T melalui program KKN mahasiswa dan kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat.

"Mereka ditugaskan ke Miangas, Mamberam, Sebatik, dan Sorong," ungkapnya. Bahkan mahasiswa KKN juga dikirim bertugas di lokasi konflik di Poso.

Lebih jauh lagi masalah di Agats membutuhkan kontribusi semua pihak, baik itu perguruan tinggi, sektor swasta, masyarakat, dan juga pemerintah. "Mungkin dengan dikoordinasikan oleh pemerintah, bisa kita rumuskan langkah terpadu mengatasi masalah mendesak seperti ini," Dwia menambahkan.

Dwia mengatakan, Unhas diarahkan untuk tidak menjadi menara gading. Di mana menjadi tempat kumpulan orang berpendidikan, tapi tidak peduli dengan masalah yang dihadapi masyarakat.

"Tanpa dipanggil kami sudah berinisiatif menjadi bagian dari gerakan yang menyelesaikan masalah bangsa, terutama bila permasalahan itu menimpa saudara-saudara kita di Indonesia bagian timur," tegasnya.

Dwia menyatakan kegembiraannya atas kesediaan Menteri Sosial Idrus Marham yang hadir di Unhas melepas tim kesehatan dan medis menuju Kabupaten Asmat, Provinsi Papua.

"Kami berharap ke depan bisa bekerja sama secara lebih luas dengan Kemensos dan pihak-pihak lain dalam upaya bersama meningkatkan kesejahteraan rakyat," tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya