Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
RUMAH Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Asmat terus melakukan pelayanan medis terhadap puluhan anak yang terkena gizi buruk dan campak di daerah tersebut.
Kepala RSUD Asmat, Richard Mirino, yang dihubungi Media Indonesia dari Jayapura, Senin (29/1), menjelaskan, untuk tenaga medis dalam pelayanan pasien, pihaknya dibantu tim dokter gabungan dari TNI dan Polri serta tim dari Kementerian Kesehatan yang masih berada di Asmat.
Menurut Richard Mirino, sedikitnya masih ada 60-70-an pasien yang dirawat di RS Asmat hingga saat ini. Ia mengaku belum meng-update data jumlah pasien yang dirawat dan sudah diperbolehkan pulang,
Richard menyebut sedikitnya 78 orang sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya sudah membaik.
"Mereka yang sudah diperbolehkan pulang itu, semuanya didata dengan baik mulai nama, nama orangtua, alamat dan asal kampungnya. Hal ini agar tetap menjadi perhatian tenaga medis puskesmas tempat asal sang anak yang sudah diperbolehkan pulang itu. Mereka yang sudah boleh pulang juga kita bekali dengan paket bahan makanan dan sejumlah obat sebelum diantar pulang ke kampung asalnya," papar dia.
Richard Mirino menambahkan, kemarin, tim satgas yang turun ke sejumlah kampung kembali membawa dua anak penderita gizi buruk dari Distrik Sawaerma untuk dirawat di RS Asmat.
Di lain sisi, sebuah pesawat Hercules C-130 A-1315 dari Skadron Udara 32 Lanud Abdul Rachman Saleh Malang yang dipiloti Letkol Penerbang Suban dilaporkan mengirimkan bantuan sosial ke Kabupaten Asmat, Papua, dari Lanud Iswahjudi Magetan, Jawa Timur, kemarin.
Komandan Lanud Iswahjudi Marsekal Pertama TNI Samsul Rizal mengatakan bantuan yang dikirim antara lain bahan makanan, pakaian, dan peralatan tidur, total sekitar 10 ton.
Samsul Rizal mengatakan pihaknya tidak mengirim obat-obatan dan tim satgas kesehatan ke Asmat dengan alasan obat-obatan dan tim kesehatan sudah dikirim dari Mabes TNI.
Pengiriman bansos itu, lanjut Samsul Rizal, merupakan bentuk kepedulian bagi warga Kabupaten Asmat yang terdampak kejadian luar biasa (KLB) campak dan gizi buruk.(MC/Ant/X-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved