Tidak ada Tingkat Aman Dalam Merokok

Haufan Hasyim Salengke
28/1/2018 20:23
Tidak ada Tingkat Aman Dalam Merokok
(Ilustrasi)

PEROKOK sudah seharusnya berhenti merokok, daripada menguranginya jika ingin menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke secara signifikan. Itu terungkap dalam sebuah penelitian yang diterbitkan di BMJ.

"Orang yang merokok bahkan satu batang rokok sehari masih sekitar 50% lebih mungkin terkena penyakit jantung, dan 30% lebih mungkin terkena stroke, dibandingkan orang yang tidak pernah merokok," kata periset yang dipimpin Prof Allan Hackshaw dari UCL Cancer Institute, University College London.

Mereka mengatakan bahwa tidak ada tingkat merokok yang aman untuk penyakit tersebut. Penyakit kardiovaskular, bukan kanker, adalah risiko kematian terbesar akibat merokok, menyebabkan sekitar 48% kematian dini terkait rokok.

Tim periset mengalisis 141 studi, yang diterbitkan di BMJ. Para periset mengatakan pria yang mengisap satu batang rokok sehari memiliki risiko 48% lebih tinggi terkena penyakit jantung koroner, dan 25% lebih mungkin terkena stroke dibanding mereka yang tidak pernah merokok. Bagi wanita, risiko lebih tinggi 57% untuk penyakit jantung dan 31% untuk stroke. (BBC/OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Eko Suprihatno
Berita Lainnya