Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WARGA di pedalaman Kabupaten Asmat yang menderita gizi buruk diperkirakan sekitar 15 ribu orang. Gizi buruk yang melanda warga itu dipicu sejumlah faktor seperti lokasi yang sulit dijangkau, minimnya sarana kesehatan, taraf ekonomi rendah, keterbatasan sarana transportasi, dan akses distribusi makanan.
"Selain kurang puskesmas, tenaga medis juga. Kepala puskesmasnya bukan dokter. Dokter muda atau dokter magang diharapkan bisa hadir di Papua untuk mengisi pos yang kosong," kata Kapolda Papua Irjen Boy Rafli Amar di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian, Jakarta, kemarin.
Selain itu, Boy menambahkan warga Asmat kini masih membutuhkan 2.000-3.000 vial vaksin campak. "Untuk cadangan sehingga kami tetap bisa memberi vaksin kepada anak-anak."
Menurut Boy, Polda Papua bersama Kodam Cenderawasih akan membentuk satgas kesehatan untuk memetakan sejumlah wilayah rawan penyakit dan mendatangi daerah tersebut untuk memberikan pengobatan. Di Kabupaten Asmat, proses pelayanan kesehatan terkait dengan wabah campak dan gizi buruk masih terus dilakukan. Selain itu, kalangan swasta memberikan bantuan makanan bergizi dan obat-obatan.
Menko Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani meminta Kementerian Kesehatan mengevaluasi penanganan kesehatan melalui tim kesehatan terpadu. Di sisi lain, Kementerian Sosial melakukan penataan lingkung-an tempat tinggal dan sanitasi dengan dukungan operasional TNI dan Polri.
Menteri Kesehatan Nila F Moeloek mengakui masalah gizi buruk dan wabah campak di Asmat dipicu pola makan dan tidak meratanya imunisasi. Terkait dengan geografis, lanjut Nila, medan sulit ditempuh karena 90% merupakan lautan. "Pola hidup mereka nomaden, akses transportasi sulit, dan tidak ada puskesmas di sana."(Ind/MC/Ant/X-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved