JUMLAH kepesertaan sekolah yang mendaftarkan siswa mereka dalam seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN) pada tahun ini meningkat. Hingga tiga hari penutupan pendaftaran SNMPTN 2015 kemarin, sedikitnya sudah ada 14.633 sekolah yang mendaftarkan siswa mereka. "Dari jumlah unit sekolah yang siswanya mendaftar hingga Jumat (13/3) meningkat ketimbang tahun lalu. Pada tahun ini sebanyak 14.633 sekolah sudah mengisi Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS). Tahun lalu, ada 13.105 sekolah," papar Koordinator Pokja SNMPTN 2015 Bambang Hermanto kepada Media Indonesia, di Jakarta, kemarin. Meski begitu, diakunya, dari jumlah siswa yang mendaftar belum menyentuh angka seperti tahun lalu.
Tahun ini jumlah siswa yang telah mendaftar baru 728.868 siswa, termasuk di antaranya 116.613 pemohon program beasiswa Bidikmisi. "Bisa dikatakan jumlah yang mendaftar SNMPTN baru sekitar 93,7% daripada jumlah tahun lalu," imbuh Bambang. Dia menyatakan untuk tahun ini panitia SNMPTN menargetkan sebanyak 850 ribu peserta mendaftar SNMPTN. "Namun, kalau tidak tercapai, ya tidak apa-apa," tegasnya. Dosen Universitas Padjadjaran Bandung itu tetap mengimbau agar sekolah ikut mengingatkan siswa mereka untuk mendaftar SNMPTN sebelum ditutup pada 15 Maret melalui https://web.snmptn.ac.id/siswa/login. "Siswa juga harus mengisikan nomor ujian nasional (NUN) ketika sudah memilikinya sehingga dapat dicetak kartu peserta SNMPTN. Periode masa cetak kartu tersebut 14-28 Maret," tutup dia.
Rektor ITB Kadarsjah menyatakan pihaknya siap melakukan proses SNMPTN 2015. Untuk SNMPTN tahun ini, ITB bakal menampung 2.160 calon mahasiswa atau 60% dari 3.600 total daya tampung. SNMPTN merupakan salah satu jalur seleksi masuk PTN berdasarkan nilai sekolah dan prestasi siswa. Hasil UN tetap akan dipertimbangkan dalam SNMPTN, dengan catatan UN tidak berjalan curang. Tahapannya dimulai dari pendaftaran PDSS yang dibuka sejak 22 Januari hingga 8 Maret. Setelah mengisi PDSS, peserta diverifikasi dan mendaftar lagi pada 13 Februari-15 Maret. Kelulusan SNMPTN diumumkan pada 9 Mei, serta peserta yang lulus harus mendaftar ulang pada 9 Juni 2015.