Presiden : Jangan Pakai Dana PKH untuk Beli Pulsa dan Rokok

Antara
16/1/2018 12:53
Presiden : Jangan Pakai Dana PKH untuk Beli Pulsa dan Rokok
(ANTARA FOTO/Harviyan Perdana Putra)

PRESIDEN Joko Widodo berpesan kepada penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) agar uang di kartu tersebut hanya dibelanjakan untuk kebutuhan pendidikan seperti membeli seragam, sepatu sekolah, tas sekolah, buku-buku.

"Beli pulsa boleh ndak? Siapa yang tadi bilang boleh? Sini maju. Tidak boleh untuk beli pulsa, kalau ada yang ketahuan beli pulsa, kartunya dicabut, janjian ya? Jadi hanya dipakai untuk hal-hal berkaitan dengan sekolah dan pendidikan kita," tegas Presiden di Kota Lapang Bakti, Banjar, Jawa Barat, hari ini.

Sedangkan bagi para ibu penerima PKH, Presiden juga berpesan agar dana senilai total Rp1,89 juta yang diterima dalam setahun harus digunakan untuk kebutuhan pendidikan maupun gizi anak-anak.

"Penerima PKH tahun 2017 sudah diambil semua? Tidak ada sisanya? Ada kan. Uangnya jangan dipakai semuanya, kalau sisa juga ada di tabungan Rp1,89 juta betul? Dipakai untuk anak-anak kita dalam menempuh pendidikan, untuk gizi anak-anak," ungkap Presiden.

Presiden bahkan mencontohkan cara menolak memberi uang kepada suami yang meminta uang rokoh dari PKH.

"Suami minta buat beli rokok boleh tidak? Tidak? Masa suami minta tidak boleh, nanti dikatakan tidak cinta suami. Tapi memang tidak boleh, diberitahu suaminya 'Pak anggaran ini hanya untuk anak-anak kita untuk sekolah, pendidikan anak-anak kita, untuk beli bahan-bahan bergizi anak-anak kita, kalau beli rokok silakan cari sendiri, diberitahu seperti itu, jangan dibentak-bentak, nanti dimarahi Pak Presiden," jelas Presiden yang mengundang tawa para ibu. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya