Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo berpesan kepada penerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) agar uang di kartu tersebut hanya dibelanjakan untuk kebutuhan pendidikan seperti membeli seragam, sepatu sekolah, tas sekolah, buku-buku.
"Beli pulsa boleh ndak? Siapa yang tadi bilang boleh? Sini maju. Tidak boleh untuk beli pulsa, kalau ada yang ketahuan beli pulsa, kartunya dicabut, janjian ya? Jadi hanya dipakai untuk hal-hal berkaitan dengan sekolah dan pendidikan kita," tegas Presiden di Kota Lapang Bakti, Banjar, Jawa Barat, hari ini.
Sedangkan bagi para ibu penerima PKH, Presiden juga berpesan agar dana senilai total Rp1,89 juta yang diterima dalam setahun harus digunakan untuk kebutuhan pendidikan maupun gizi anak-anak.
"Penerima PKH tahun 2017 sudah diambil semua? Tidak ada sisanya? Ada kan. Uangnya jangan dipakai semuanya, kalau sisa juga ada di tabungan Rp1,89 juta betul? Dipakai untuk anak-anak kita dalam menempuh pendidikan, untuk gizi anak-anak," ungkap Presiden.
Presiden bahkan mencontohkan cara menolak memberi uang kepada suami yang meminta uang rokoh dari PKH.
"Suami minta buat beli rokok boleh tidak? Tidak? Masa suami minta tidak boleh, nanti dikatakan tidak cinta suami. Tapi memang tidak boleh, diberitahu suaminya 'Pak anggaran ini hanya untuk anak-anak kita untuk sekolah, pendidikan anak-anak kita, untuk beli bahan-bahan bergizi anak-anak kita, kalau beli rokok silakan cari sendiri, diberitahu seperti itu, jangan dibentak-bentak, nanti dimarahi Pak Presiden," jelas Presiden yang mengundang tawa para ibu. (OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved