Menteri KPPPA Minta Orang Tua Bawa Anak Imunisasi Campak

Indriyani Astuti
16/1/2018 09:17
Menteri KPPPA Minta Orang Tua Bawa Anak Imunisasi Campak
(MI/USMAN ISKANDAR)

MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA) Yohana Yembise menghimbau kepada para orang tua agar segera membawa anaknya imunisasi campak. Hal itu dia tegaskan karena adanya laporan banyak kasus campak dan gizi buruk yang diderita anak-anak di Kabupaten Asmat, Papua.

"Saya menghimbau agar para orang tua yang memiliki balita waspada dan segera membawa anaknya untuk imunisasi campak. Perlu diketahui, Imunisasi dasar lengkap, termasuk imunisasi campak merupakan salah satu Hak Anak yang terdapat pada klaster Hak Anak atas kesehatan dasar dan kesejahteraan,” tegas Menteri Yohana.

Pemerintah, ujarnya, berupaya agar pelayanan kesehatan tersebar merata hingga ke daerah pelosok. Sehingga kasus seperti di Asmat tidak terjadi lagi.

Sebelumnya sejumlah balita dilaporkan terkena wabah campak (Morbili) dan Gizi Buruk di Kabupaten Asmat, Papua. Kementerian Kesehatan menerima laporan bahwa Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Asmat menerima rujukan kasus campak atau morbili dan gizi buruk sejak 8 Januari 2018.

Jumlah kasus campak tercatat sebanyak 22 pasien (6 pasien rawat inap, 16 pasien pulang rawat jalan). Sementara itu, gizi buruk dilaporkan sebanyak 8 pasien (2 pasien rawat inap, 5 pasien rawat jalan, dan 1 pasien meninggal dunia).

Terkait itu, Kementerian Kesehatan telah memantau dan memberikan pendampingan terhadap upaya penanganan masalah tersebut yang sudah berjalan di tingkat Kabupaten dan Provinsi. Berdasarkan laporan dari Dinkes Provinsi Papua, telah dikirimkan 3 ton pemberian makanan tambahan (PMT), 800 vial vaksin campak dan 10.000 pcs jarum suntik 0,5 ml ke Kabupaten Agats, serta petugas kesehatan dari Dinkes Kab. Asmat masih berada di lapangan untuk imunisasi campak secara massal. Kebutuhan obat lainnya sampai saat ini masih tercukupi. (OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya