Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MASJID harus menjadi tempat yang ramah bagi para jemaah, baik kalangan usia lanjut maupun anak muda, dan tidak membedakan strata sosial. Masjid harus menjadi tempat rekreasi rohani yang menyenangkan.
"Jadikan masjid tempat rekreasi rohani. Orang ke masjid harus senang," kata Ketua Dewan Syura Masjid Jogokariyan Yogyakarta, Ustaz Muhammad Jazir ASP dalam diskusi bertajuk Manajemen Masjid: Belajar dari Masjid Jogokariyan Yogyakarta, bertempat di Masjid Nursiah Daud Paloh, Jakarta, kemarin.
Diskusi tersebut dilaksanakan oleh Panitia Raker DKM Nursiah Daud Paloh. Hadir dalam kesempatan itu Ketua DKM Nursiah Daud Paloh, Ade Alawi, Direktur Media Indonesia/Manajemen Media Group, Firdaus, dan Sekjen Dewan Masjid Indonesia, Ustaz Imam Addaruqutni.
Ada banyak aktivitas yang dilakukan para pengurus Masjid Jogokariyan untuk jemaahnya. Jazir menjelaskan seperti gerakan menyalatkan orang hidup. Gerakan itu dimaksudkan untuk mengajak warga muslim yang belum melaksanakan salat. Pengurus masjid akan menyambangi warga dari rumah ke rumah untuk mengajak warga muslim belajar salat dan mau melaksanakan salat.
Selain itu, Masjid Jogokariyan mempunyai gerakan subsidi beras bagi warga kurang mampu. Di masjid tersebut disediakan kotak sedekah beras dari warga. Hasil pemberian beras dari warga tersebut akan diberikan kepada warga miskin setiap lima belas hari.
Di bulan Ramadan, juga ada gerakan buka puasa dan sahur bagi warga miskin. Sudah 13 tahun, masjid tersebut menyediakan subsidi sahur bagi warga miskin. Setiap H-1 Ramadan, seluruh warga miskin akan dikirimi beras, minyak goreng, dan uang lauk-pauk. "Kita juga adakan sahur bersama di masjid," ucapnya.
Tak hanya itu, masjid tersebut pun mempunyai gerakan jaminan kesehatan dan pemberian tiket umrah bagi warga yang rajin salat lima waktu di masjid tersebut. Bahkan, untuk memikat para remaja muslim, Masjid Jogokariyan pun menyediakan wifi gratis. "Anak muda tidak bisa terpisah dari ponsel. Kalau ada masjid tanpa wifi, itu masjid zaman Demak," ucapnya.
Dampaknya, saat ini Masjid Jogokariyan didominasi anak-anak muda. Para remaja masjid ini ikut mengembangkan aktivitas anak muda, seperti sepak bola, naik gunung, dan sebagainya. Sebelumnya, Sekjen Dewan Masjid Indonesia Ustaz Imam Addaruqutni menyampaikan bahwa masjid mempunyai fungsi beragam di zaman Nabi Muhammad. Ada masjid digunakan untuk membahas politik, ekonomi, perdagangan, hingga memberantas buta huruf.
"Fungsi masjid jangan dibatasi. Kalau politisasi masjid, itu enggak boleh. Hoaks di masjid tidak boleh, di luar masjid aja enggak boleh," tegasnya.(Nur/N-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved