Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
NILAI-nilai kemanusiaan berupa sikap saling mengasihi, menjaga, dan mencintai sesama sangat dibutuhkan Indonesia saat ini dan masa mendatang. Keberagaman bangsa itu harus dirawat dengan cinta kasih dan saling menghargai, menjaga, dan melindungi sesama anak bangsa.
Presiden Joko Widodo mengemukakan hal itu pada Perayaan Nasional Natal Bersama, di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, kemarin.
"Keberagaman perlu dirawat dengan cinta kasih untuk terus menjaga persaudaraan, kebersaamaan, dan kerukunan dalam jalinan Bhinneka Tungal Ika," kata Jokowi.
Kepala Negara meyakini semangat cinta kasih mampu menghadirkan kedamaian di Tanah Air. Semangat itu pun diyakini mampu menyatukan kekuatan bangsa untuk menghadapi tantangan dan perjuangan mewujudkan kesejahteraan rakyat.
"Saya mengajak umat kristiani tidak lelah bekerja di ladang Tuhan demi kejayaan bangsa dan negara. Kita harus menjadi pribadi optimistis dan tangguh yang saling mengasihi dan membantu sesama," lanjut Jokowi.
Perayaan Nasional Natal Bersama 2017 berlangsung di Rumah Radakng dan dihadiri sekitar 15 ribu undangan. Perayaan kali ini bertemakan Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu (Kolase 3:15).
"Kepanitian Natal ini juga mencerminkan kebinekaan karena terdiri atas berbagai daerah, suku, dan agama," ujar ketua panitia Menteri ESDM Ignasius Jonan.
Presiden dalam Perayaan Natal Bersama kembali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpecah belah hanya gara-gara berbeda pilihan politik. Hal itu disampaikan Presiden terkait dengan pilkada serentak yang bakal berlangsung di 171 daerah tahun depan.
"Kita jangan mengorbankan persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa hanya karena urusan pilkada. Saya mengingatkan hal ini dalam berbagai kesempatan. Saya tidak ingin persaingan tidak sehat di pilkada menimbulkan perpecahan di masyarakat. Apalagi sampai muncul sentimen terhadap suku dan agama. Saya ulang ini di mana-mana untuk mengingatkan bahwa kita memang beragam. Ada 714 suku (di Indonesia)," tandas Presiden.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved