Presiden Perintahkan Penanganan Difteri Diteruskan

Achmad Zulfikar Fazli
27/12/2017 22:06
Presiden Perintahkan Penanganan Difteri Diteruskan
(ANTARA FOTO/Rosa Panggabean)

PRESIDEN Joko Widodo telah memerintahkan jajarannya untuk menangani serius penyebaran penyakit difteri. Presiden meminta penanganan yang telah dijalankan seperti pemberian vaksin pencegah difteri untuk terus digencarkan.

"Perintah Presiden sudah. Artinya tetap kita lakukan penanganan langkah yang sudah dilakukan. Kita lakukan kebersihan juga. Misalnya, kalau ada yang kena, tentu kita semua pakai masker," kata Menteri Kesehatan, Nila F Moeloek, di Kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Rabu (27/12).

Ia pun telah meminta Kementerian Agama untuk menjelaskan tentang vaksin ini. Dengan begitu, tak ada lagi penolakan dari masyarakat.

"Jadi kalau sudah ada memang wabah, kejadian luar biasa seperti ini, mau enggak mau kita harus lakukan. Jadi tidak boleh ditolak," ucap dia.

Nila menyebut wabah ini paling banyak menyerang masyarakat di pulau Jawa, seperti Jakarta, Jawa Timur, Banten, dan Jawa Barat. Selain itu, wabah ini juga banyak di Aceh dan Sumatra Barat.

Namun, ia mengaku tak ingat berapa banyak masyarakat yang terjangkit difteri di daerah tersebut.

"Pertama, Jatim terus juga tertinggi. Jabar juga cukup tinggi, karena populasinya juga banyak jika dibandingkan dengan di Papua," kata dia. (MTVN/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya