Jokowi Tekankan Pembangunan Berkeadilan

VL/Ant/X-8
16/11/2017 07:26
Jokowi Tekankan Pembangunan Berkeadilan
(ANTARA/ADWIT B PRAMONO)

PRESIDEN Joko Widodo menekankan pentingnya pembangunan berkeadilan untuk menyejahterakan rakyat.

Pembangunan model itulah yang sudah dan akan terus dilakukan pemerintahannya.

Saat membuka Kongres Nasional XX Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) di Manado, Sulawesi Utara, kemarin, Jokowi menyatakan berbagai program pemerintah hanya untuk kepentingan rakyat.

"Sekarang pemerintah fokus pada membangun infrastruktur. Saya sampaikan Indonesia itu negara besar. Kita harus menyadarkan semua, negara kita ini negara besar," tegasnya.

Menurut Presiden, infrastruktur dibangun tidak hanya untuk mengatasi masalah ekonomi, tetapi juga guna menyatukan negara.

"Kita punya airport di Aceh, orang Aceh ke Papua bisa. Tanpa infrastruktur, bagaimana kita satukan suku?"

Orientasi pembangunan pun, imbuh Jokowi, kini diprioritaskan di luar Jawa.

"Kenapa sekarang di luar Pulau Jawa? Agar ada keadilan dari Sabang sampai Merauke. Pembangunan saat ini harus berdasarkan keadilan. Dulu pemerintah menyubsidi bahan bakar minyak Rp300 triliun. Sekarang anggaran itu dialihkan untuk membangun infrastruktur yang mutlak diperlukan untuk bersaing dengan negara lain," terangnya.

Presiden juga menyentil perbedaan harga bahan bakar minyak di berbagai daerah di Indonesia.

Harga premium di Papua, misalnya, bisa mencapai Rp100 ribu per liter, jauh lebih mahal ketimbang harga di Jawa, yakni Rp6.450 perliter.

Kini ketimpangan itu terus coba dihilangkan dengan kebijakan BBM satu harga.

Di depan peserta Kongres GMNI, Jokowi juga menyuarakan pentingnya keberanian mengambil sebuah keputusan sebagaimana dirinya telah menerapkan dalam setiap kebijakan.

Ia memberikan contoh ketika menetapkan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, mengeluarkan Perppu No 2/2017 tentang Ormas, dan negosiasi dengan PT Freeport Indonesia.

Pada kesempatan itu, Gubernur Sulut Olly Dondokambey mengatakan kehadiran Presiden Jokowi merupakan kebanggaan bagi GMNI yang sedang melaksanakan kongres dan masyarakat Sulut.

"Tentu diharapkan kehadiran Bapak Presiden Jokowi lebih menumbuhkembangkan semangat nasionalisme dalam rangka menjaga keutuhan NKRI," tandasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya