RICKY Dharmawan berhasil meraih gelar pemenang kompetisi menurunkan berat badan Light Weight Competition. Selama tiga bulan mengikuti kontes itu, ia menurunkan berat badan sekitar 30 kilogram, atau dari beratnya 125 kilogram turun menjadi 94 kilogram. "Awalnya mengikuti program ini terjadi perubahan emosi karena berubahnya pola dan porsi makan, tetapi setelah dua minggu menjalaninya jadi terbiasa," jelasnya di Jakarta, beberapa waktu lalu. Maraknya program diet yang muncul dengan iming-iming berat badan turun secara drastis banyak diikuti masyarakat.
Padahal, mereka belum tentu mengetahui keseimbangan kalori yang dikandung dalam program diet tersebut. Dokter pemerhati gaya hidup dan pendiri Klinik Lighthouse, Grace Judio-Kahl, mengutarakan diet tanpa pengawasan merupakan hal yang keliru. "Untuk mengatasi kegemukan, kita harus tahu akar masalahnya. Kalau ikut diet cuma ikut kanan-kirinya seperti crash diet atau tidak makan malam, justru bisa menambah berat badan," ujarnya setelah acara puncak Light Weight Competition.
Menurut penelitian Grace, pada umumnya akar masalah kegemukan ialah lapar mata dan emotional eater (makan terlalu banyak karena stres). Untuk mengatasi masalah tersebut seharusnya ada motivasi yang datang dari diri sendiri. "Kita tidak bisa memaksa seseorang untuk menurunkan berat badannya. Ia harus memiliki prioritas dan motivasi untuk diet. Oleh karena itu, support dari lingkungan sekitarnya sangat dibutuhkan," ucapnya. "Untuk menurunkan berat badan, harus terjadi defisit kalori. Artinya, kalori yang masuk tubuh harus lebih sedikit dari yang dikeluarkan. Dengan begitu, tubuh mengambil tabungan kalori."
Grace menambahkan, sebetulnya tidak ada larangan waktu makan dan pantangan jenis makanan selama menjalani diet. Yang perlu diingat ialah menghitung kalori yang masuk tubuh, bukan hanya mengurangi porsi makan. "Dada ayam goreng tepung mengandung kalori sangat besar, setara dengan dua setengah cangkir nasi. Setengah porsi dada ayam goreng tepung saja sama dengan satu cangkir nasi, sayur, dan dua potong dada ayam grill. Kita harus bisa memilih makanan mana yang terbaik," ucapnya.
Menurut dia, diet ketat dalam kurun waktu relatif singkat memang efektif untuk menurunkan berat badan. Namun, menjaga kestabilan berat badan hasil dari diet ialah hal yang lebih sulit. Untuk menjaga berat badan tetap stabil, seseorang harus mengonsumsi kalori yang sama dengan yang dikeluarkan tubuh. Menurut dia, cara terbaik dalam menjalankan diet ialah yang bisa dilakukan dalam jangka waktu yang lama. Ia mengemukakan, terdapat lima aturan dalam menjalankan diet, yakni hanya makan jika lapar, hindari gula, tepung, dan minyak. Boleh melanggar aturan itu sekali dalam sehari. Namun, bila melanggar, pilihlah makanan terbaik dari yang ada dan yang terakhir ialah dahulukan untuk menghabisi protein, serat, barulah karbohidrat.