Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KONTEN negatif dan pornografi di platform WhatsApp (WA) melalui animasi format GIF (Graphic Interchange Format) menuai sorotan. Pemerintah diminta segera melakukan pemblokiran konten asusila tersebut.
"Menkominfo harus segera memblokir konten WA yang terkait konten porno yang terdapat dalam aplikasi GIF-nya," kata Ketua Komisi I DPR Abdul Kharis Almasyhari dalam pesan tertulisnya, hari ini.
Abdul meminta agar Kemenkominfo menggunakan kewenangannya yang diatur dalam pasal 26 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE). Aturan tersebut berisi bahwa setiap penyelenggara sistem elektronik wajib menghapus informasi elektronik yang tidak relevan yang berada di bawah kendalinya, atas permintaan orang berdasarkan pengadilan.
"GIF yang berisi konten asusila itu tersembunyi di balik ‘search’, alias pengguna perlu mencari jika menginginkan GIF tertentu. Berbahayanya tidak ada filter atau batasan untuk menggunakan aplikasi GIF tersebut, ini sangatlah memprihatinkan," ucapnya.
Abdul berharap kepada orang tua dan masyarakat agar tetap mengawasi penggunaan internet baik pesan singkat, sosial media dan berbagai aplikasi dunia maya. Tindakan tegas perlu dilakukan bilamana operator aplikasi tetap membandel.
"Pemerintah memiliki kewenangan melakukan pemutusan akses terhadap informasi elektronik yang memiliki muatan melanggar hukum, karena itu Kemenkominfo bisa segera bersama Kepolisian melakukan penyelidikan terkait dugaan konten porno dalam aplikasi WA tersebut, jika tidak mau blokir secara keseluruhan," ucapnya.
Menanggapi kabar ini, Plt Humas Kementrian Kominfo Noor Iza menyebutkan laporan tersebut sudah diteruskan ke tim aduan dan pengawasan konten digital. Tidak lanjut akan segera dilakukan.
"Ya kami, sudah menerima laporan tersebut dari siang dan sudah diteruskan ke tim terkait untuk segera diambil tindakan," ungkapnya. (MTVN/OL-7)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved